PADEK.JAWAPOS.COM-Animo masyarakat Sumbar mempelajari budaya dan bahasa Jepang mengalami peningkatan belakangan ini. Setidaknya ditandai dengan banyaknya pelajar asal Sumbar mempelajari bahasa Jepang di sekolah maupun universitas.
Data Konsulat Jepang di Medan mencatat bahwa setidaknya terdapat 27 ribu pelajar/mahasiswa mempelajari bahasa Jepang. Angka ini menjadi indikator kuat betapa eratnya hubungan Jepang dengan masyarakat Sumbar dalam bidang pendidikan dan budaya.
“Potensi ini diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menciptakan generasi muda yang memiliki pemahaman global dan mampu menjadi jembatan persahabatan kedua negara,” ujar Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru ketika bersilaturahmi sekaligus jamuan makan malam dengan Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi didampingi Pemred Padang Ekspres Rommi Delfiano di Padang, tadi malam (24/9).
Furugori Toru didampingi Konsul Muda Furunobu Koichi, serta Sri Utari dari Bagian Humas, Kebudayaan dan Pendidikan menyebut, Japan Foundation (JF) secara khusus menugaskan asisten pembelajaran bahasa Jepang di SMA berbagai daerah.
“Total tujuh nihongo partners (penutur asli Jepang, red) sudah ditugaskan di Sumbar mulai Agustus 2025 ini,” ujarnya.
Di kesempatan itu, Furugori Toru mengapresiasi sambutan hangat Padang Ekspres. Secara khusus dia menyampaikan terima kasih atas kesempatan bisa berdiskusi, sekaligus menegaskan komitmen Konsulat Jenderal Jepang terus berkolaborasi dengan Padang Ekspres.
“Kita membutuhkan informasi pemberitaan selingkup daerah maupun nasional yang berdampak bagi Jepang dan Sumbar. Terutama, Padang Ekspres media terbesar di Sumbar,” ucap dia. Apakah itu, informasi seputar daerah maupun nasional, serta internasional.
Pihaknya berharap kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor pemberitaan. Tetapi, juga mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan Jepang. Mulai promosi investasi, pariwisata, hingga pertukaran budaya.
Selain aspek budaya dan pendidikan, diskusi juga menyentuh kerja sama ekonomi yang signifikan. Salah satunya, PLTP Muarolabuah unit 2 proyek berskala besar kolaborasi antara Sumitomo Corporation dengan pembiayaan Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
Proyek ini direncanakan mulai beroperasi tahun 2027 dan diproyeksikan mampu memasok listrik untuk sekitar 900 ribu kepala keluarga.
Dia berharap kunjungan ini dapat menjadi landasan untuk mempererat hubungan diplomasi. Khususnya dalam sektor pariwisata, serta memperkuat relasi media antara Padang Ekspres dan Konsulat Jenderal Jepang di Medan.
“Sinergi ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Sumbar dan hubungan persahabatan Indonesia-Jepang,” tukasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama Padang Ekspres Mhd Nazir Fahmi juga mengapresiasi pertemuan ini.
Dia berharap, kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat diplomasi, kolaborasi media, serta mendorong berbagai sektor kerja sama mengenai pemberitaan ekonomi, pendidikan dan hubungan bilateral antara Jepang dan Sumbar.
Jepang juga disebut berperan dalam memperkuat keberadaan media. Salah satunya via program Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (Janesys) yang diinisiasi Japan International Cooperation Center (JICE).
Program itu, melibatkan perwakilan seluruh media di Indonesia, jembatan pertukaran budaya dan pemahaman antara Jepang- Indonesia.
“Kita berharap, hubungan bilateral antara Jepang dan Indonesia khususnya Sumbar melalui Konsultan Jepang di Medan semakin berlanjut. Terutama, aspek pemberitaan dan media,” harap Nazir. (cr1)
Editor : Novitri Selvia