Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fauzi Bahar Datuak Sati Dikukuhkan sebagai Penghulu Suku Koto di Koto Tangah

Hendra Efison • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 19:06 WIB

Fauzi Bahar resmi dikukuhkan sebagai Penghulu Suku Koto dalam prosesi Batagak Panghulu di Nagari Koto Tangah, Sabtu (11/10/2025).
Fauzi Bahar resmi dikukuhkan sebagai Penghulu Suku Koto dalam prosesi Batagak Panghulu di Nagari Koto Tangah, Sabtu (11/10/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Prosesi Batagak Panghulu Suku Koto Kenagarian Koto Tangah berlangsung khidmat di Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (11/10/2025). Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar, resmi dikukuhkan dengan gelar adat Datuak Sati.

Acara adat ini dihadiri para tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, dan bundo kanduang, serta dua kepala daerah — Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wali Kota Padang Fadly Amran.

Prosesi dimulai dengan Manjapuik Panghulu di Kantor KAN Nagari Koto Tangah, dilanjutkan dengan serangkaian tahapan adat oleh para manti, di antaranya Sambah Siriah, Penyerahan Uang Adat dan Uang Serak, Pemasangan Perlengkapan Penghulu, hingga penyisipan keris dan penyerahan tongkat.

Baca Juga: Hutama Karya Berlakukan Sistem Buka Tutup Jalan Nasional Pekanbaru–Padang, Berikut Jadwal dan Jalur Alternatifnya

Puncak acara ditandai dengan Tagak Gala (pengukuhan gelar) oleh Rang Mudo, disertai Pembacaan Sumpah Panghulu dan Pituah dari Ketua KAN Nagari Koto Tangah, Ahlidir Datuak Mudo.

Dalam sambutannya, Fauzi Bahar Datuak Sati menyampaikan rasa terima kasih atas amanah dan kehormatan yang diberikan kepadanya.
“Gelar penghulu ini tanggung jawab besar untuk menjaga marwah adat serta memperjuangkan nilai-nilai luhur Minangkabau, termasuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif zaman,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan selamat atas pengukuhan tersebut dan menegaskan pentingnya sinergi antara adat dan pemerintahan.

Baca Juga: Jelang Inter Miami vs Atlanta United: Messi Absen, Alba Siap Pensiun, Suarez Jadi Andalan

“Adat dan pemerintahan harus berjalan seiring. Nilai-nilai adat menjadi landasan moral, sementara pemerintahan menjadi instrumen kemajuan,” kata Mahyeldi.

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran Datuak Paduko Malano menyebut prosesi ini sebagai bentuk nyata pelestarian adat Minangkabau.
“Batagak Panghulu bukan sekadar seremoni, tetapi pengukuhan tanggung jawab besar bagi seorang pemimpin kaum,” ucapnya.

Prosesi adat Batagak Panghulu di Kenagarian Koto Tangah ini menjadi momentum penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan memperkuat peran adat di tengah masyarakat modern.(*)

Editor : Hendra Efison
#Fauzi Bahar Datuak Sati #adat minangkabau #Batagak Panghulu Suku Koto