Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Hendri, mengonfirmasi penemuan tersebut. Menurut laporan Kantor SAR Kelas A Padang, Mersel, yang merupakan warga Jln. Berok Nipah II, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB di hari kedua operasi SAR.
“Korban atas nama Mersel ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan. Lokasi penemuan berada pada koordinat 0°57'37.17"S-100°21'9.24"T, atau sekitar 100 meter dari perkiraan lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position/LKP),” jelas Hendri dalam keterangan resminya.
Peristiwa nahas itu bermula pada Minggu (19/10/2025). Sekitar pukul 18.10 WIB, korban bersama rekan-rekannya dilaporkan sempat bermain bola dan kemudian mandi di pantai.
Saat sedang mandi itulah Mersel terseret arus ombak ke tengah. Informasi mengenai kondisi membahayakan ini diterima oleh Kantor SAR Kelas A Padang pada pukul 18.15 WIB dari Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Padang.
Area LKP diperkirakan berada di koordinat 0°57'33.61"S-100°21'6.66"E. Jarak dari Dermaga RIB 02 ke LKP adalah sekitar 605,5 meter dengan arah radial 1.22° utara, sementara jarak darat dari Kantor SAR Kelas A Padang ke LKP sekitar 20,5 kilometer.
Pada hari kedua operasi, Senin (20/10/2025), Tim SAR gabungan memulai pencarian sesuai rencana operasi (Ren Ops H2) tepat pukul 07.00 WIB. Area pencarian seluas 15 Nm2 dibagi menjadi empat sektor (SRU) penyisiran.
Tim yang terlibat dalam operasi SAR ini sangat beragam, melibatkan 10 personel dari KPP Kelas A Padang, 14 dari TNI, 5 dari Polairud, 7 dari BPBD Kota Padang, serta unsur-unsur lain seperti Damkar, Pol PP, PMI, Jetski Seadoo, KSB Padang Barat, dan belasan masyarakat. “Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi menuju rumah duka,” ungkap Hendri.
Pada pukul 08.05 WIB, seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi ditarik kembali ke kesatuan masing-masing. Berdasarkan penemuan ini, Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kondisi cuaca selama pencarian dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin 12 knot. (cc1)
Editor : Adetio Purtama