Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori, yaitu tingkat pelajar SMA dan umum, dengan total hadiah mencapai Rp20 juta.
Selain medali, para pemenang juga berkesempatan mengikuti seleksi atlet Esports menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII NTB-NTT 2028.
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka kegiatan tersebut pada Jumat (31/10/2025). Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menyebutkan bahwa Esports kini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta kemampuan berpikir strategis.
“Esports tidak hanya sekadar olahraga digital, tetapi juga dapat mengasah kreativitas, ketangkasan, serta membangun jiwa kompetitif, baik secara individu maupun dalam tim,” ujar Fadly.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembinaan prestasi Esports secara berjenjang, mulai dari pencarian talenta muda hingga pengembangan teknik sesuai standar profesional.
Menurutnya, sejumlah atlet muda asal Padang telah mewakili Tim Nasional Esports Indonesia di ajang internasional, bahkan menyumbang medali emas untuk Sumatera Barat pada PON XXI Aceh-Sumut.
Lebih lanjut, Fadly menegaskan komitmen Pemko Padang untuk terus mendukung pembinaan Esports, terutama di lingkungan pendidikan. Upaya ini sejalan dengan aktivasi Padang Balomba, bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Juara.
“Semakin banyak ruang positif bagi generasi muda, semakin baik pula energi mereka tersalurkan. Ini juga bentuk perlindungan dari pengaruh negatif di luar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengcab ESI Kota Padang Muhammad Nazif menjelaskan bahwa pelaksanaan Piala Wali Kota Esports Series 2 bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.
Menurutnya, ajang ini bukan hanya wadah kompetisi, tapi juga langkah konkret untuk melahirkan bibit unggul Esports yang mampu membawa nama Kota Padang ke tingkat nasional dan internasional.
“Tahun ini kami mempertandingkan empat game populer, yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan E-Football,” ujar Nazif.(*)
Editor : Heri Sugiarto