Acara ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI untuk mendorong pemberdayaan pelaku UMKM dan penguatan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh VP CSR KAI, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumbar Endrizal, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang Fauzan, Asisten Datun Kejati Padang Futin Helena Laoli, Asisten II Setda Kota Padang Didi Haryadi, serta perwakilan TNI, Polri, dan Forkopimda Sumbar.
Acara dibuka dengan pemukulan tambua sebagai simbol semangat gotong royong, dilanjutkan dengan penampilan profesi KAI dan kunjungan ke 42 booth UMKM.
Dari total peserta, terdapat 15 UMKM kriya dan 27 UMKM kuliner binaan KAI serta mitra lokal. Kegiatan juga diisi dengan talkshow kewirausahaan, pertunjukan budaya, dan aktivitas interaktif yang berlangsung dua hari, 1–2 November 2025.
Kepala Divisi Regional II Sumatera Barat Muh Tri Setyawan mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk komitmen KAI dalam menjalankan program TJSL secara berkelanjutan.
“Melalui Minang Preneur Fest 2025, kami menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berinovasi dan memperluas pasar produk lokal,” ujarnya.
Tri menambahkan, kolaborasi antara KAI, pemerintah daerah, dan komunitas pelaku usaha diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang berdaya saing.
“KAI hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah operasional.
“Kami berkomitmen terus berkontribusi pada pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat dan mendukung lahirnya UMKM unggulan dari Sumatera Barat,” tutupnya.
Melalui Minang Preneur Fest 2025, KAI Divre II Sumbar memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan yang mendorong kemandirian ekonomi dan daya saing pelaku UMKM daerah.(*)
Editor : Hendra Efison