Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Buruh Mebel Limau Manis Ini Tak Mematok Harga bagi Mahasiswa

Muhammad Reza Bayu Permana • Minggu, 2 November 2025 | 19:20 WIB

Abdul Latif, buruh kayu di Limau Manis, Padang. 
Abdul Latif, buruh kayu di Limau Manis, Padang. 
PADEK.JAWAPOS.COM—Di tengah hiruk-pikuk aktivitas di kawasan Limau Manis, Kota Padang, seorang pria muda bernama Abdul Latif (30) menjalani dua profesi sekaligus demi menghidupi diri dan keluarganya.

Ia bekerja sebagai buruh mebel kayu dan kuli bangunan, dua pekerjaan yang menuntut ketekunan dan tenaga ekstra setiap hari.

Latif dikenal memiliki keahlian membuat berbagai perabot kayu. Untuk satu unit jendela, ia dibayar Rp40.000, jumlah yang menuntut kerja keras agar dapat mencukupi kebutuhan hidup.

Namun, di balik rutinitas berat itu, terselip kisah tentang keikhlasan yang jarang ditemui.

Bertempat di Jalan Ulu Gadut, Limau Manis, Latif kerap menerima pesanan dari mahasiswa yang tinggal di sekitar kampus.

Mereka biasanya membutuhkan peralatan untuk praktikum atau tugas akhir. Uniknya, Latif tak pernah mematok tarif tetap.

“Kalau mahasiswa minta tolong buat alat praktek, saya terima seikhlasnya. Kalau mereka belum bisa bayar pun tidak apa-apa,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).

Sikap tanpa pamrih ini membuat Abdul Latif dikenal luas di kalangan mahasiswa sebagai sosok dermawan dan pekerja keras.

Ia menilai membantu mahasiswa yang tengah berjuang menuntut ilmu adalah bentuk ibadah dan kepedulian sosial.

Kisah Abdul Latif menjadi contoh nyata semangat gotong royong dan keikhlasan di tengah tekanan ekonomi.

Usaha kecilnya di Limau Manis, Padang, menjadi saksi ketulusan seorang buruh muda yang tetap bekerja keras sambil menebar manfaat bagi sesama.(Muhammad Reza Bayu Permana/cr2)

Editor : Hendra Efison
#kisah inspiratif Padang #Abdul Latif buruh mebel Padang #pekerja muda Limau Manis #Mahasiswa Universitas Andalas