Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Monumen Kapal Siti Nurbaya di Padang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Randi Zulfahli • Minggu, 2 November 2025 | 21:50 WIB

Petugas Dinas Damkar memadamkan api yang membakar Monumen Kapal Wisata Siti Nurbaya, Minggu malam (2/11/2025). (Foto: Dinas Damkar Padang)
Petugas Dinas Damkar memadamkan api yang membakar Monumen Kapal Wisata Siti Nurbaya, Minggu malam (2/11/2025). (Foto: Dinas Damkar Padang)
PADEK.JAWAPOS.COM—Monumen Kapal Wisata Siti Nurbaya yang menjadi ikon di kawasan Batang Arau, Padang Selatan, Kota Padang, dilalap si jago merah pada Minggu malam (2/11/2025).

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang melaporkan, insiden tersebut mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya laporan kejadian kebakaran tersebut. Pihaknya menerima laporan pada pukul 18.53 WIB dan segera mengerahkan tim.

“Laporan masuk pada pukul 18.53 WIB. Satu menit kemudian, unit langsung kami berangkatkan ke lokasi,” ujar Rinaldi, sebagaimana laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

Tim Damkar tiba di lokasi kejadian yang beralamat di Jalan Batang Arau, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, pada pukul 19.00 WIB. Jarak tempuh dari posko menuju titik kebakaran diperkirakan sekitar 4,9 kilometer.

Objek yang terbakar adalah satu unit Monumen Kapal Wisata Siti Nurbaya, yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Padang. Luas area yang terdampak langsung oleh kebakaran diperkirakan mencapai 50 meter persegi, yang menyebabkan monumen tersebut mengalami kerusakan berat.

Menurut kronologi, saksi mata bernama Abdulah Eka Putra (49), seorang anggota TNI, melihat kobaran api sudah membesar dari arah monumen kapal. Saksi kemudian segera menghubungi pihak Damkar Kota Padang.

Api berhasil dikuasai dan penanganan dinyatakan selesai pada pukul 19.14 WIB. Ini berarti tim Damkar hanya membutuhkan waktu sekitar 14 menit untuk memadamkan api setelah tiba di lokasi.

Untuk memadamkan api, Damkar mengerahkan 3 unit armada dengan jumlah total personel mencapai 60 orang dari Pleton C. Selain Damkar, petugas di lokasi juga dibantu oleh personel TNI.

Meskipun api berhasil dipadamkan dengan cepat, kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Situasi saat kejadian berlangsung berada di tepi jalan raya dan dipadati oleh masyarakat yang menyaksikan.

Mengenai penyebab pasti kebakaran yang melanda monumen tersebut, Rinaldi menyebutkan bahwa hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (cc1)

Editor : Hendra Efison
#Batang Arau Padang #Damkar Kota Padang #kebakaran Monumen Siti Nurbaya