Program ini menyalurkan bantuan nutrisi kepada 30 penerima manfaat, masing-masing terdiri dari 15 ibu hamil dan 15 anak dengan indikasi stunting di setiap puskesmas.
Selain bantuan gizi, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya nutrisi pada seribu hari pertama kehidupan, fase penting untuk tumbuh kembang optimal anak.
“Kami ingin hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi menghadirkan harapan. Setiap anak Indonesia berhak tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujar perwakilan YBM PLN, Senin (3/11/2025).
General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, menyampaikan apresiasi dan komitmen PLN dalam mendukung program sosial yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Sebagai BUMN yang hadir di tengah masyarakat, PLN tidak hanya memastikan listrik menyala, tetapi juga ingin memberi cahaya harapan. Melalui YBM PLN, kami mendorong kegiatan pencegahan stunting karena investasi terbesar untuk bangsa adalah memastikan setiap anak tumbuh sehat,” kata Ajrun.
Pihak Puskesmas Pemancungan dan Padang Pasir menyambut baik program ini mengingat stunting masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Kota Padang.
Dukungan nutrisi tersebut diharapkan dapat membantu memperbaiki status gizi ibu hamil dan perkembangan anak, sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga untuk memantau tumbuh kembang secara rutin.
Program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting nasional.
YBM PLN berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dan memberikan edukasi gizi kepada masyarakat agar kesadaran tentang pentingnya asupan sehat semakin meningkat.
Salah satu penerima manfaat, Helmidia, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Terima kasih kepada YBM PLN. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk memperbaiki gizi anak yang terindikasi stunting. Rasanya seperti ada yang menemani perjuangan kami,” tuturnya haru.
Melalui program ini, YBM PLN berharap langkah kecil yang penuh ketulusan ini dapat membuka harapan baru bagi ibu dan anak di Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison