Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

KAI Divre II Sumbar Tingkatkan Layanan dan Optimalisasi Fasilitas di Stasiun Tabing

Hendra Efison • Senin, 17 November 2025 | 19:19 WIB

KAI Divre II Sumbar meningkatkan layanan dan fasilitas Stasiun Tabing untuk mendukung mobilitas warga serta menjaga nilai historis perkeretaapian Padang.
KAI Divre II Sumbar meningkatkan layanan dan fasilitas Stasiun Tabing untuk mendukung mobilitas warga serta menjaga nilai historis perkeretaapian Padang.
PADEK.JAWAPOS.COM—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas operasional di sejumlah titik, termasuk Stasiun Tabing.

Stasiun bersejarah yang berlokasi di Jalan Adinegoro, Bungo Pasang, Koto Tangah, Padang, ini telah menjadi bagian dari mobilitas masyarakat sejak awal abad ke-20.

Stasiun Tabing menjadi salah satu titik naik turun penumpang untuk layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres.

KA Pariaman Ekspres melayani 10 perjalanan setiap hari dengan rute Pauh Lima–Naras melalui sejumlah stasiun seperti Kampung Jua, Padang, Alai, Air Tawar, Tabing, Lubuk Buaya, Duku, Pasar Usang, Lubuk Alung, Pauhkambar, Kuraitaji, dan Cimparuh.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Duku, Tabing, Air Tawar, Alai, Padang, Tarandam, dan Pulau Aie.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa peningkatan layanan dilakukan secara menyeluruh di semua wilayah kerja.

“Bagi masyarakat Tabing, stasiun ini bukan sekadar tempat naik turun kereta, tetapi bagian dari kehidupan mereka. Karena itu, KAI berkomitmen memastikan setiap fasilitas dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Stasiun Tabing memiliki nilai historis yang pernah menjadi pusat pergerakan ekonomi dan sosial warga sekitar. KAI melihat stasiun ini memiliki potensi besar sebagai simpul layanan sekaligus ruang interaksi masyarakat.

Berbagai langkah peningkatan fasilitas terus dilakukan, mulai dari pembenahan area dasar, peningkatan kebersihan, penataan ruang tunggu, hingga penyediaan akses ramah bagi seluruh kelompok pengguna.

KAI juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah serta komunitas lokal untuk mengoptimalkan fungsi stasiun sebagai ruang kegiatan masyarakat, termasuk di bidang budaya dan edukasi.

Reza menambahkan bahwa penguatan layanan di jalur ini sejalan dengan fokus KAI dalam menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, terintegrasi, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat.

Meski memiliki bangunan yang sederhana, Stasiun Tabing tetap menjadi salah satu penanda penting sejarah perkeretaapian Sumatera Barat. KAI memastikan elemen arsitektur bersejarah yang masih tersisa akan tetap dijaga.

Baca Juga: Baznas Padang Gelar Servis dan Ganti Oli Gratis untuk 200 Motor Ojol Mulai 24–28 November 2025

“Pelayanan yang baik tidak harus menghilangkan nilai sejarah. Kami ingin kenyamanan perjalanan tetap berjalan selaras dengan pelestarian budaya,” kata Reza.

KAI Divre II Sumbar optimistis optimalisasi Stasiun Tabing dapat meningkatkan mobilitas warga, sekaligus mendorong pengembangan kegiatan ekonomi dan sosial di kawasan tersebut.

Perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang selamat, bersih, dan nyaman bagi seluruh pengguna transportasi kereta api.(*)

Editor : Hendra Efison
#KAI Divre II Sumbar #Stasiun Tabing #KA Pariaman Ekspres #layanan kereta api Padang