Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Curah Hujan Tinggi, Pelayanan PDAM Bisa Terganggu

Suryani • Rabu, 19 November 2025 | 20:36 WIB

Air sungai terlihat keruh dan deras di salah satu intake Perumda Air Minum Kota Padang, beberapa waktu lalu.
Air sungai terlihat keruh dan deras di salah satu intake Perumda Air Minum Kota Padang, beberapa waktu lalu.
PADEK.JAWAPOS.COM—Cuaca ekstrem terus melanda Kota Padang beberapa hari terakhir. Rabu (19/11) hujan turun sejak pagi hingga sore hari. Berhenti sebentar lalu turun lagi. Hanya sebentar matahari menyinari bumi.

Saat curah hujan tinggi juga berpengaruh kepada pelayanan PDAM. Distribusi air kepada pelanggan akan terganggu. Kondisi ini terjadi apabila kekeruhan (turbidity) meningkat drastis. Air keruh disebabkan saat hujan lebat, tanah, lumpur, pasir terbawa arus sungai dari hulu.

Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein menyebutkan curah hujan ekstrem dapat menyebabkan intake tersumbat oleh material pasir dan sedimen. Selain itu juga mengakibatkan pipa transmisi air baku tertimbun material atau patah. Pompa rusak akibat terendam volume air yang besar. ”Perbaikan memerlukan waktu sehingga pelayanan ikut terganggu,” ujar Adhie Zein, kemarin.

Ironisnya, saat hujan deras, kadang debit air naik terlalu berlebihansehingga sistem intake tidak dapat mengontrol aliran air. ”Kadang terjadi banjir  bandang, air terlalu deras dan kotor, sehingga air tak bisa diolah. Sebab sistem pengolahan membutuhkan debit air yang stabil,” ujarnya.

Selain itu, longsor di daerah hulu dapat menutup aliran sungai atau menghancurkan pipa transmisi. ”Ini bisa menghentikan pasokan air ke pelanggan beberapa jam bahkan beberapa hari,” ucap Adhie.

Oleh karena itu, lanjut Adhie Zein, selama musim hujan petugas tetap bekerja menjaga kualitas air. ”Kami terus memantau tingkat kekeruhan, kualitas bahan baku, dan proses desinfeksi agar air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap higienis dan aman,” ujarnya.

Adhie Zein mengatakan, masyarakat juga berperan untuk menjaga kelestarian sumber air agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. ”Gunakan air seperlunya, jaga saluran air agar tidak tersumbat dan dukung upaya PDAM menjaga sumber air bersama,” harapnya.

Untungnya hujan seharian kemarin, tidak begitu berdampak kepada pengolahan air PDAM.  Sejumlah intake tidak ada yang tersumbat material yang dihanyutkan air sungai.

Walau begitu, ia tetap mengimbau pelanggan untuk tetap menyetok air dalam wadah yang besar agar bila sewaktu-waktu air mati tidak mengganggu aktivitas. ”Selalulah mencadangkan air untuk jaga-jaga, karena cuaca tak dapat diprediksi,” imbaunya. (*)

Editor : Eri Mardinal
#Gangguan Pelayanan Air #musim hujan #Curah Hujan Tinggi #PDAM Padang