Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unand dan digelar oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (DPM KM) FKG Unand untuk meningkatkan edukasi politik dan kepemimpinan.
Dalam seminar, Fadly Amran memaparkan perjalanan karirnya sebelum menjadi kepala daerah. Ia mengingatkan pentingnya pengalaman berorganisasi dalam membangun karakter kepemimpinan.
“Pengalaman berorganisasi sangat membantu saya memahami dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat. Dari situlah perjalanan karir saya dimulai hingga dipercaya memimpin daerah,” ujar Fadly Amran.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memajukan Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat selama periode kepemimpinan 2025–2030.
“Insya Allah dalam lima tahun ke depan, kami berupaya memajukan Kota Padang di berbagai aspek, serta mewujudkan visi besar sebagai kota sehat dan kota pintar,” tambahnya.
Pada kegiatan ini hadir Wakil Dekan I FKG Unand, drg. Wulandani Liza Putri, Sp.Ort, Gubernur BEM KM FKG Unand, Muhammad Iwan Khalid, dan Ketua DPM KM FKG Unand, Olviera Zifiolin.
Wakil Dekan I FKG Unand mengapresiasi kehadiran Fadly Amran, menilai materi yang disampaikan memberikan perspektif langsung mengenai leadership dan proses pengambilan kebijakan.
“Kehadiran beliau tidak hanya memberikan materi, tapi juga inspirasi tentang bagaimana seorang pemimpin dapat melahirkan inovasi dan kebijakan nyata untuk kemajuan daerah,” jelas drg. Wulandani.
Sementara itu, Ketua DPM FKG Unand, Olviera Zifiolin, menekankan bahwa program Sekolah Legislatif bertujuan membangun kesadaran politik mahasiswa.
“Dengan menghadirkan praktisi pemerintahan seperti Wali Kota Padang, kami berharap mahasiswa dapat memahami lebih dekat bagaimana proses kepemimpinan dan perumusan kebijakan dijalankan,” kata Olviera.(*)
Editor : Heri Sugiarto