Rina, 28, pedagang cabai yang berjualan di kawasan Pasar Raya Padang, Rabu (26/11) menyampaikan, harga cabai merah darek saat ini berada di kisaran Rp 65.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah aceh bahkan lebih tinggi, menyentuh Rp 70.000 per kilogram. Adapun cabai merah jawa mengalami kekosongan stok.
“Sudah satu mingguan harga segini. Cabai jawa malah tak masuk sama sekali. Kabarnya karena cuaca hujan jadi pasokan di perjalanan susah,” ujarnya.
Tidak hanya harga yang naik, Rina juga mengaku penjualan menurun drastis dalam beberapa hari terakhir. “Banyak pembeli malas ke pasar karena hujan. Biasanya ramai, tapi sekarang jualan sepi,” tambahnya.
Kondisi serupa juga dialami pedagang lain, Meli, 31. Ia menuturkan bahwa kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai merah. “Cabai aceh kini Rp 70.000/kg dari sebelumnya Rp 60.000/kg. Cabai darek naik jadi Rp 65.000/kg, sementara cabai hijau masih stabil di Rp 28.000/kg,” ucapnya.
Menurut Meli, selain pasokan yang tersendat, aktivitas jual beli di pasar juga menurun akibat cuaca yang kurang bersahabat. “Pasokan lambat masuk, pembeli pun berkurang. Jadi kami pedagang yang paling merasakan dampaknya,” katanya.
Aan, 39, salah seorang pemasok cabai dalam jumlah besar, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut penjualan cabai merah dan keriting biasanya mencapai 1 ton per hari sebelum musim hujan. Namun kini merosot tajam.
“Sekarang tidak sampai seperempatnya. Ya mau bagaimana lagi, barang sedikit dan pembeli juga menurun karena hujan. Kita jual seadanya,” tuturnya.
Para pedagang memprediksi harga cabai masih berpotensi naik dalam beberapa pekan ke depan apabila intensitas hujan tetap tinggi hingga awal Desember. “Kalau cuaca masih begini, bisa saja naik lagi. Tergantung barang masuk,” ungkap Aan. (cr7)
Editor : Adetio Purtama