Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Padang, Corri Saidan, mengatakan distribusi dilakukan segera setelah bantuan diterima untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi. Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak kecamatan dan kelurahan.
“Begitu bantuan masuk, langsung kami salurkan. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan agar penyaluran tepat sasaran,” ujar Corri di lokasi posko.
Bantuan bersumber dari OPD Pemko Padang, BUMN, BUMD, pihak swasta, organisasi masyarakat, hingga donasi masyarakat umum.
Jenis bantuan meliputi nasi bungkus, air bersih, mi instan, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya.
Pemko Padang mencatat kebutuhan mendesak warga masih tinggi, terutama bahan pangan, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, serta perlengkapan bayi seperti popok dan makanan bayi.
Berdasarkan data pemerintah setempat, dampak cuaca ekstrem di Kota Padang meliputi banjir di 14 titik, banjir bandang di 12 titik, longsor di 7 titik, pohon tumbang di 20 titik, serta angin puting beliung di 2 titik. Lebih dari 27.000 warga dilaporkan terdampak.(*)
Editor : Hendra Efison