Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Padang Kerahkan 16 Alat Berat dan 100 Petugas untuk Percepat Pembersihan Pascabanjir

Randi Zulfahli • Senin, 1 Desember 2025 | 16:43 WIB

Akhirnya PUPR Padang kerahkan tenaga manual untuk percepatan pembersihan sedimen pascabanjir di depan Kompleks Indah Pratama Kelurahan Surau Gadang, Nanggalo, Senin siang (1/12/2025).
Akhirnya PUPR Padang kerahkan tenaga manual untuk percepatan pembersihan sedimen pascabanjir di depan Kompleks Indah Pratama Kelurahan Surau Gadang, Nanggalo, Senin siang (1/12/2025).
PADEK.JAWAPOS.COM—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengintensifkan pembersihan sedimen dan sampah pasca banjir besar yang melanda kota tersebut beberapa hari lalu.

Kerusakan infrastruktur di berbagai wilayah membuat langkah pemulihan harus dilakukan secara cepat dan terukur.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan sejak hari pertama bencana, pihaknya langsung menerjunkan tim tanggap darurat beserta alat berat.

“Sejak hari pertama bencana, kami sudah mengirimkan ekskavator untuk membersihkan sedimen dan sampah banjir. Sampai hari ini, sudah 16 alat berat bekerja di lokasi-lokasi terdampak dan 12 unit lagi dalam proses pengiriman,” ujar Tri Hadiyanto, Senin (1/12/2025).

Jumlah alat berat bersifat dinamis dan dapat ditambah sesuai kebutuhan lapangan. Selain memanfaatkan armada PUPR, penanganan juga menggandeng pihak swasta, perguruan tinggi, BUMN, BWS V, dan PSDA Sumbar.

Selain alat berat, PUPR juga mengerahkan 100 tenaga manual untuk menjangkau lokasi permukiman padat dan titik-titik sempit yang tidak dapat disentuh alat berat.

“Banyak sedimen masuk ke rumah warga dan tidak mungkin diambil menggunakan alat berat. Karena itu, kami juga menurunkan tenaga manual sebanyak 100 orang,” jelas Tri.

PUPR turut membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) beranggotakan 15 orang untuk membantu pengangkatan sedimen hingga tingkat kelurahan.

Dalam upaya pemulihan dasar, PUPR bekerja sama dengan Perumda Air Minum Kota Padang dan Balai BPPKS Kementerian PUPR untuk penyediaan air bersih. Hingga Minggu (30/11/2025) sore, telah berdiri 26 hidran umum di 21 lokasi, dengan target bertambah menjadi 58 titik.

Fasilitas sanitasi juga terus diperkuat. PUPR menyalurkan 4 unit WC portable, serta 2 unit septic tank yang dikirim ke Pondok Pesantren MTI Batang Kabung untuk dirakit dan dipasang di PPMTI.

Sejumlah area prioritas pembersihan meliputi Perumahan Graha 3 Sungai Lareh, Gurun Laweh, Lumin Park, Batu Gadang, Balai Gadang, Guo, Kampung Apa KPIK Lubuk Buaya, ruas Pasar Baru–Unand, Batu Busuk.

Kemudian di SMAN 12 Padang, Surau Gadang, Intake PDAM Kampung Olo Nanggalo, Intake Palukahan Gadang, Kampung Lapai Nanggalo, Air Dingin, serta Batang Kabung Ganting Koto Tangah.

Tri menegaskan seluruh personel bekerja penuh waktu untuk percepatan pemulihan.“Kami bergerak siang dan malam. Harapan kita, aktivitas masyarakat bisa kembali normal secepatnya,” pungkasnya. (*)

Editor : Hendra Efison
#Diskominfo Padang #pascabanjir Padang #Pemulihan Infrastruktur #alat berat PUPR #pembersihan sedimen