PADEK.JAWAPOS.COM—Pascabencana banjir bandang yang melanda Kota Padang akhir November lalu, sejumlah infrastruktur penting mengalami kerusakan cukup parah.
Di antaranya bendungan Nungung Nago dan Kototuo yang terancam mengganggu sistem irigasi, sejumlah jembatan yang putus sehingga memutus akses masyarakat, serta kerusakan pada jalan dan fasilitas umum lainnya.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Padang saat ini tengah mengintensifkan koordinasi lintas instansi dalam upaya pemulihan infrastruktur pascabencana. Langkah yang dilakukan meliputi normalisasi sungai, perbaikan jalan, serta pemulihan jembatan-jembatan yang rusak dan terputus.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, Tri Hadiyanto, mengatakan koordinasi dengan berbagai instansi terkait di tingkat pusat telah dilakukan untuk mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur.
“Kita sudah koordinasi. Seluruh infrastruktur yang berada di bawah kewenangan Kementerian PU sudah kita sampaikan datanya ke masing-masing balai. Untuk jembatan dan jalan kita sudah koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), yang berkaitan dengan cipta karya juga sudah kita koordinasikan dengan Balai Cipta Karya, untuk sekolah dan madrasah kita kirimkan ke Direktorat Prasarana Strategis, sedangkan yang berkaitan dengan sungai serta irigasi sudah kita sampaikan ke BWS V,” kata Tri, Senin (8/12).
Menurutnya, karena penanganan pascabencana ini melibatkan banyak instansi pemerintahan, maka koordinasi yang solid menjadi kunci agar proses rehabilitasi infrastruktur di Kota Padang dapat berjalan lancar.
“Di Padang ada sembilan unit jembatan yang harus mendapatkan perbaikan dengan perkiraan anggaran mencapai Rp 150 miliar. Untuk persoalan irigasi, mana yang menjadi kewenangan Pemko akan kita tangani, yang menjadi kewenangan provinsi akan kita sampaikan ke provinsi, sedangkan untuk sungai merupakan kewenangan dari BWS V,” tuturnya.
Tri juga mengungkapkan, kondisi anggaran Pemko Padang saat ini tidak memungkinkan untuk menanggung seluruh biaya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh.
“Kita mendengar akan ada pengucuran anggaran dari pusat. Tentunya anggaran tersebut yang nantinya akan kita manfaatkan untuk memulai perbaikan. Berapa yang akan kita ajukan untuk perbaikan infrastruktur Kota Padang saat ini masih kita diskusikan dengan tiga balai dan satuan kerja, sehingga data terkait ini masih berpotensi berubah,” pungkasnya. (yud)
Editor : Adetio Purtama