Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan swadaya masyarakat Pengambiran Permai sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu di wilayah tersebut.
Ketua RT 01 Pengambiran Permai, Asni Yanti, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa makanan siap santap dengan jumlah sekitar 500 porsi.
Seluruh bantuan dikumpulkan secara gotong royong oleh warga tanpa melibatkan pihak luar.
“Bantuan ini murni dikumpulkan dari warga Pengambiran Permai. Kami menyalurkan sekitar 500 porsi makanan untuk saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang di Batu Busuk,” kata Asni Yanti saat ditemui di lokasi penyerahan bantuan.
Ia menjelaskan, inisiatif tersebut muncul dari rasa duka dan empati mendalam warga terhadap korban bencana.
Menurutnya, banjir bandang yang melanda kawasan Batu Busuk telah berdampak pada aktivitas dan kondisi kehidupan masyarakat setempat.
“Kepedulian warga kami merupakan bentuk rasa duka yang mendalam terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak,” ujarnya.
Asni menambahkan, pengumpulan bantuan dilakukan dalam waktu singkat dengan melibatkan partisipasi aktif seluruh warga RT 01.
Setiap warga berkontribusi sesuai kemampuan, terutama dalam penyediaan bahan makanan dan proses pengolahan.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung ke lokasi terdampak di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Bantuan diterima oleh warga terdampak banjir bandang dan disalurkan secara merata.
Aksi sosial ini menjadi bagian dari solidaritas masyarakat Kota Padang dalam merespons bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Aksi #WargaJagaWarga itu selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan di tengah masa pemulihan pascabencana.
Warga Pengambiran Permai menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan sesuai kemampuan.
Mereka juga mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison