PADEK.JAWAPOS.COM-KOTA Padang kembali dihantam banjir bandang susulan, Minggu (14/12). Intensitas hujan tinggi yang mengguyur tanpa henti sejak siang hari memicu luapan air di dua wilayah padat penduduk, memaksa puluhan warga mengungsi ke lokasi aman.
Dua kawasan yang mengalami dampak paling serius adalah Kelurahan Gurunlaweh di Kecamatan Nanggalo dan kawasan Batubusuk, Kelurahan Lambungbukit, Kecamatan Pauh.
Camat Nanggalo Amrizal Rengganis menjelaskan, penduduk RT 02 dan RW 02 di Kelurahan Gurunlaweh menjadi korban utama bencana tersebut.
Sebanyak 22 jiwa harus dipindahkan secara darurat menuju gedung SDN 07 Gurunlaweh yang dijadikan posko pengungsian sementara.
“Proses evakuasi ini untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal di zona bahaya,” terang Amrizal.
Sementara itu, kondisi lebih kritis terjadi di kawasan dekat Jembatan Baru, Batubusuk. Satu unit hunian terendam air setinggi lutut orang dewasa, menjebak delapan penghuni di dalamnya.
Genangan yang terus meninggi membuat mereka tidak dapat keluar rumah dengan aman.
Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand memaparkan, banjir mulai memasuki rumah tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Penghuni yang panik mencoba menyelamatkan diri namun terhambat oleh derasnya arus air.
“Delapan orang terjebak dalam kondisi darurat. Tim gabungan langsung bergerak melakukan operasi penyelamatan,” ungkap David.
Operasi evakuasi di Batubusuk berlangsung dramatis. Dua orang warga sempat terseret arus saat proses penyelamatan tengah dilakukan.
Namun, tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, Bantuan Komando (BKO) Pauh, Basarnas serta perangkat kecamatan dan kelurahan bersama masyarakat setempat berhasil menyelamatkan keduanya.
“Kedua korban yang sempat hanyut kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit terdekat dan kondisinya stabil,” lanjut David.
Enam warga lainnya yang berdomisili di RT 3, RW 4, Lambungbukit, Batubusuk, telah ditempatkan di lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah setempat. Mereka saat ini mendapat pendampingan dari petugas dan bantuan logistik.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton menyampaikan, total 12 warga dari Lambung Bukit, Batubusuk, Pauh, berhasil dievakuasi pada Minggu sore. Terdiri dari sembilan orang dewasa dan tiga remaja.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk menjauhi bantaran sungai dan segera mengamankan diri ke tempat yang lebih tinggi jika intensitas hujan meningkat,” tegas Hendri.
Apabila terjadi hujan deras di daerah hulu maka akan membuat debit Sungai Batubusuk, Sungai Guo, Sungai Lubukminturun, dan Sungai Padangbesi menjadi naik dan dikhawatirkan dapat mengakibatkan kembali terjadinya banjir bandang. (cc1)
Editor : Novitri Selvia