Bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Padang atas capaian kafilah yang berhasil meraih Juara II pada MTQN tingkat Provinsi Sumbar tahun 2025. Adapun Juara Umum diraih Kabupaten Lima Puluh Kota, sementara peringkat ketiga ditempati Kota Bukittinggi selaku tuan rumah.
Penyerahan reward dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, kepada Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang juga menjabat Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang.
Penyerahan reward berlangsung dalam acara penyambutan kepulangan kafilah di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (19/12/2025).
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Jasman, serta Ketua Harian LPTQ Kota Padang, Prof. Salmadanis.
Fadly Amran mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh kafilah atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen yang ditunjukkan selama mengikuti MTQN ke-41 tingkat Provinsi Sumbar.
“Prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang berkelanjutan, kerja keras, serta komitmen bersama dalam mengembangkan syiar Alquran di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang akan terus memberikan dukungan karena sejalan dengan Program Unggulan Padang Juara,” ujar Fadly Amran.
Sementara itu, Maigus Nasir menjelaskan bahwa pada pelaksanaan MTQ ke-41 tingkat Provinsi Sumbar, Kota Padang mengirimkan 120 orang kafilah, yang terdiri dari 76 peserta lomba.
“Alhamdulillah, Kota Padang berhasil meraih Juara I pada 11 cabang lomba, Juara II pada 6 cabang, dan Juara III pada 11 cabang. Selain itu, juga meraih Harapan I di 7 cabang, Harapan II di 7 cabang, serta Harapan III di 8 cabang lomba,” jelas Maigus Nasir.
Ia menambahkan, capaian tersebut menyamai prestasi Kota Padang pada MTQ sebelumnya yang digelar di Kabupaten Solok Selatan.
Menurutnya, hasil ini menjadi modal penting untuk menghadapi pelaksanaan MTQ berikutnya.
“Ke depan, LPTQ Kota Padang akan membentuk LPTQ di tingkat kecamatan guna memaksimalkan pembinaan sejak dini. Dengan pembinaan yang lebih terstruktur, persiapan kafilah Kota Padang diharapkan semakin matang dan kompetitif,” pungkasnya.(*)
Editor : Heri Sugiarto