Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kebakaran Rumah dan Tiga Petak Toko di Bandarbuat Padang, Kerugian Rp2,5 Miliar

Randi Zulfahli • Sabtu, 27 Desember 2025 | 21:42 WIB

Kebakaran melanda rumah dan tiga petak toko di Simpang Pasar Bandarbuat Nomor 30, Kelurahan Bandarbuat, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, Sabtu (27/12/2025). (WAG Damkar)
Kebakaran melanda rumah dan tiga petak toko di Simpang Pasar Bandarbuat Nomor 30, Kelurahan Bandarbuat, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, Sabtu (27/12/2025). (WAG Damkar)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran hebat melanda kawasan padat hunian di Simpang Pasar Bandarbuat Nomor 30, Kelurahan Bandarbuat, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang, Sabtu malam (27/12/2025).

Amukan si jago merah menghanguskan satu unit rumah hunian dan tiga petak toko dengan taksiran kerugian mencapai Rp2,5 miliar.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, mengatakan bahwa laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.05 WIB.

Merespons laporan tersebut, armada pemadam langsung meluncur satu menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 20.20 WIB.

"Objek yang terbakar meliputi satu rumah hunian dan tiga petak toko milik warga. Luas area yang terdampak mencapai kurang lebih 1.000 meter persegi," ujar Rinaldi dalam keterangannya.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Mairawati (48), api pertama kali terlihat dalam bentuk kepulan asap tebal yang muncul dari arah bangunan pertokoan.

Melihat kobaran api yang mulai membesar, warga segera menghubungi Dinas Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan.

Tiga penyewa bangunan yang terdampak dalam musibah ini antara lain Syafar Diman (49) yang mengelola Toko Syafar PMD sekaligus menghuni rumah tersebut bersama tiga anggota keluarganya.

Selain itu, toko elektronik milik Novi Endri (50) dan gerai Bolu Kukus Malinkundang milik Alvi (50) juga dilaporkan mengalami rusak berat.

Untuk memadamkan api di area tepi jalan utama tersebut, sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan ke lokasi.

Kekuatan armada terdiri dari 7 unit mobil pemadam dari Dinas Damkar Kota Padang serta dukungan 3 unit armada dari Damkar PT Semen Padang.

Petugas di lapangan turut dibantu oleh personel TNI, Polri, Satpol PP, PMI, dan petugas PLN untuk mengamankan situasi.

Meskipun api sempat mengancam kawasan sekitarnya, upaya cepat petugas berhasil mengisolasi api sehingga tidak merambat ke tiga rumah hunian dan lima toko lain di sekitarnya.

"Kami berhasil menyelamatkan aset yang ditaksir bernilai sekitar Rp10 miliar dari total luas area terdampak potensial sebesar 1.500 meter persegi," tambah Rinaldi.

Operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 21.05 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Sebanyak satu kepala keluarga yang terdiri dari empat jiwa dilaporkan terdampak, namun tidak ada warga yang mengungsi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Situasi di lokasi kejadian saat ini sudah terkendali meski bangunan toko dan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat.(cc1)

Editor : Hendra Efison
#Damkar Kota Padang #Kebakaran Padang #Simpang Pasar Bandarbuat