Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Banjir Bandang Lumpuhkan 25 Hektare Sawah di Batu Busuk, Petani Kota Padang Gagal Panen

Mengki Kurniawan • Kamis, 1 Januari 2026 | 12:37 WIB

 

Tasar (63), salah satu petani terdampak, mengatakan seluruh lahan jagung, cabai, dan padi miliknya hanyut beberapa hari sebelum panen, Kamis (01/01/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Tasar (63), salah satu petani terdampak, mengatakan seluruh lahan jagung, cabai, dan padi miliknya hanyut beberapa hari sebelum panen, Kamis (01/01/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM– Banjir bandang melumpuhkan sektor pertanian di Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, menyebabkan sekitar 25 hektare sawah produktif berubah menjadi hamparan batu dan pasir, Kamis (1/1/2026).

Dampak ini membuat petani kehilangan mata pencaharian sekaligus terjepit utang modal.

Tasar (63), salah satu petani terdampak, mengatakan seluruh lahan jagung, cabai, dan padi miliknya hanyut beberapa hari sebelum panen.

Rumahnya pun ikut terbawa arus. Ia kini menghadapi utang benih sebesar Rp10 juta tanpa aset tersisa.

“Rumah sudah tidak ada, lahan tersisa hanya batu-batu besar. Untuk menanam kembali pun tidak mungkin saat ini,” ujar Tasar.

Harip (62) menambahkan belum adanya bantuan fisik dari pemerintah untuk membenahi lahan.

“Bantuan baru sebatas sembako. Sawah kami sudah jadi sungai batu. Kami gagal panen dan kesulitan memenuhi kebutuhan harian,” katanya.

Sari (56) juga merasakan dampak serius. Kehilangan lahan pertanian berarti hilangnya satu-satunya sumber penghasilan keluarga.

“Semua habis. Lahan hanyut, tanaman rusak, gagal panen total. Tidak tahu lagi harus mengadu ke mana,” ungkapnya.

Para petani memperkirakan dibutuhkan sekitar Rp20 juta per orang untuk memulihkan lahan agar kembali layak tanam, belum termasuk kerusakan alat pertanian dan tempat tinggal.

Kelumpuhan produksi ini mulai memicu kenaikan harga beras di pasar Kota Padang.

Warga berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan nyata, terutama alat berat untuk pembersihan lahan dan modal usaha, agar masyarakat dapat bangkit dari kerugian ekonomi dan terlindungi dari potensi banjir di masa depan.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#Gagal panen akibat banjir #sawah Kota Padang #Banjir Batu Busuk #petani terdampak banjir