Kepala Dinas Sosial Kota Padang melalui Sekretaris Dinas Sosial, Budi Kurniawan, mengatakan dapur umum tersebut berlokasi di Kantor Camat Pauh.
“Setiap hari kami menyiapkan sekitar 300 porsi makanan bagi warga yang terdampak banjir,” ujar Budi Kurniawan.
Banjir yang melanda kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, pada Jumat (2/1/2026), menyebabkan ratusan warga terisolasi akibat amblasnya badan jalan dan putusnya jembatan.
Titik terparah berada di depan SMPN 44 Jalan Koto Tuo, yang merupakan satu-satunya akses menuju Jembatan Batu Busuk.
Putusnya jalur tersebut berdampak langsung pada 235 kepala keluarga (KK) yang hingga kini belum dapat beraktivitas normal.
Dana Tunggu Hunian
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyebut penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban banjir telah mencapai 80 persen.
“Sampai hari ini sudah 80 persen korban banjir yang menerima DTH,” kata Hendri, Sabtu (3/1/2026).
Data BPBD mencatat sebanyak 370 warga Kota Padang menerima DTH karena rumahnya rusak berat atau hanyut akibat banjir.
Penerima DTH berasal dari Kecamatan Pauh, Nanggalo, Koto Tangah, dan Kuranji, yang terdampak banjir pada 28 November 2025.
DTH diberikan untuk tiga bulan, yakni Desember 2025 hingga Februari 2026, dengan nilai Rp600 ribu per bulan dan dicairkan melalui Bank Mandiri yang ditunjuk. (*)
Editor : Hendra Efison