Kerugian Bencana Hidrometeorologi di Padang Tembus Rp2,97 Triliun, Wali Kota Paparkan ke Mendagri
Hendra Efison• Selasa, 6 Januari 2026 | 16:44 WIB
Kerugian bencana hidrometeorologi di Kota Padang mencapai Rp2,97 triliun. Sebanyak 67.563 jiwa terdampak, ribuan rumah dan infrastruktur rusak berat. (Grafis: ChatGPT) Kerugian akibat bencana hidrometeorologi di Kota Padang mencapai Rp2,97 triliun, dengan 67.563 jiwa terdampak dan ribuan rumah serta infrastruktur rusak.
PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota Padang melaporkan total kerugian akibat bencana hidrometeorologi mencapai Rp2,97 triliun, berdasarkan pendataan sementara pascabanjir bandang dan tanah longsor.
Data tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam Rapat Koordinasi percepatan validasi pendataan kerusakan pascabencana bersama Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, secara daring, Selasa (6/1/2026).
Fadly Amran menjelaskan, bencana yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak luas di lima kecamatan dan menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat.
“Total warga terdampak tercatat sebanyak 67.563 jiwa,” ujar Fadly Amran dalam pemaparannya.
Ia merinci, kerusakan rumah tinggal mencapai 5.523 unit, terdiri atas 546 unit rusak berat, 2.174 unit rusak sedang, dan 2.949 unit rusak ringan.
Kerusakan juga meluas ke infrastruktur publik, meliputi 13 jembatan, jalan sepanjang 74.327 meter, serta 22 bendungan dan 56 jaringan irigasi.
“Total estimasi kerugian secara keseluruhan akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp2,97 triliun,” kata Fadly Amran.
Ia menegaskan, Pemko Padang berkomitmen mempercepat validasi data kerusakan agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera berjalan.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Validasi data terus kami kebut agar bantuan dan perbaikan infrastruktur tepat sasaran dan tepat waktu,” ujarnya.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya akurasi data sebagai dasar penyaluran bantuan dan program relokasi.
“Kepala daerah harus memastikan seluruh data kerusakan diverifikasi dengan baik agar pemulihan berjalan cepat,” ujar Tito Karnavian.(*)