Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Satlantas Polresta Padang, Iptu Aria Azhari, membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, tabrakan beruntun ini melibatkan empat unit kendaraan besar dan satu unit mini bus yang terperosok masuk ke dalam jurang.
“Kronologi kejadiannya bermula dari truk pengangkut alat berat yang mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintas di jalur menurun. Akibat rem blong, truk tersebut menghantam beberapa kendaraan yang tengah melaju dari arah bawah atau menuju Solok, sehingga memicu tabrakan beruntun,” jelas Iptu Aria Azhari, Rabu pagi.
Dampak dari kecelakaan ini besar terhadap mobilitas kendaraan di jalur Padang-Solok. Pihak kepolisian terpaksa menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas dari kedua arah guna memudahkan proses evakuasi dan penanganan lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih memberlakukan sistem buka tutup untuk arus lalu lintas dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk bersabar mengingat kecelakaan ini melibatkan banyak unit kendaraan,” ujar Iptu Aria.
Petugas Satlantas Polresta Padang juga mengingatkan para pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas yang berjaga di lapangan.
“Kami berharap para pengendara dapat berhati-hati dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan. Semoga semua selamat sampai tujuan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berada di lokasi untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di jalur Padang-Solok termasuk melakukan proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. (CC1)
Editor : Adetio Purtama