Daniel mengatakan profesi advokat baginya merupakan jalan pengabdian untuk membantu masyarakat mencari keadilan.
“Menjadi advokat adalah pilihan hidup saya. Profesi ini memberi ruang untuk membantu masyarakat mencari keadilan, tentu dengan tetap menjaga integritas,” ujarnya.
Nama Daniel telah dikenal luas di lingkungan hukum Sumatera Barat. Ia menangani berbagai perkara, mulai dari sengketa korporasi hingga kasus yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik, dan selalu menyatakan mengedepankan etika profesi dalam setiap penanganan perkara.
Daniel memulai karier dari bawah sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Andalas.
Ia mengaku merasakan langsung kerasnya dinamika dunia advokat, pengalaman yang membentuk komitmennya untuk tetap berada pada jalur etik.
Setelah lebih dari satu dekade berpraktik, Daniel menyatakan siap berkontribusi lebih luas melalui organisasi profesi.
“Saya ingin mengabdi untuk profesi ini. PERADI SAI Padang harus menjadi rumah bersama yang solid dan menjaga kehormatan advokat,” katanya.
Ia menilai tantangan hukum yang semakin kompleks menuntut advokat memiliki kemampuan teknis serta integritas yang kuat.
“Advokat harus hadir sebagai penjaga keadilan, bukan sekadar pencari perkara,” ujar Daniel.
Daniel meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas pada 2007 dan Magister Ilmu Hukum pada 2017.
Ia resmi berpraktik sebagai advokat PERADI SAI sejak 2015 dan aktif mengajar di STIA LPPN Padang.
Karier Daniel juga pernah berkaitan dengan sektor media, perusahaan nasional, dan perusahaan swasta, termasuk berbagai organisasi usaha, ketenagakerjaan, dan kemasyarakatan.
Di internal PERADI SAI Padang, ia pernah menjadi pengurus DPC periode 2016–2021. (yud)
Editor : Hendra Efison