Fenomena ini terlihat dari meningkatnya kunjungan ke sejumlah kedai kopi berkonsep tempo dulu, Minggu (11/1/2026).
Salah satu lokasi yang banyak didatangi berada di Jalan Arif Rahman Hakim. Kafe tersebut menonjolkan interior bergaya vintage dengan dekorasi poster Tiongkok klasik, lukisan, dan galeri foto tua.
Furnitur yang didesain estetik membuat tempat ini kerap menjadi tujuan swafoto. Selain itu, fasilitas seperti toilet bersih dan area parkir gratis turut menambah kenyamanan pengunjung.
Menu yang tersedia beragam, mulai dari kopi susu hingga camilan seperti dimsum dan bakpao kacang merah. Harga yang terjangkau membuat tempat ini populer di kalangan pelajar dan pekerja.
Kiky (21), salah seorang pengunjung, mengatakan atmosfer kafe yang estetik dan nyaman menjadi alasan ia rutin datang.
“Saya sering ke sini karena tempatnya nyaman dan estetik. Harga menunya juga sangat terjangkau bagi mahasiswa,” ujarnya, Minggu (11/1/2026).
Pengunjung lain, Naldo (27), menilai konsep vintage memiliki daya tarik berbeda dibandingkan kafe modern.
“Tempat ini unik dan punya daya tarik sendiri. Selain nyaman untuk mengobrol, menunya murah-murah. Jarang ada tempat sekeren ini di Padang dengan harga terjangkau,” katanya.
Kawasan Pondok disebut kembali hidup dengan hadirnya tempat-tempat bertema klasik. Pengunjung menilai konsep tersebut memberi ruang santai yang hangat dan cocok untuk aktivitas kreatif masyarakat urban. (cr3)
Editor : Hendra Efison