Pantauan di lokasi menunjukkan seluruh lantai gedung ramai oleh pelajar, mahasiswa, dan pekerja yang menggunakan ruang bersama untuk mengerjakan tugas hingga rapat daring.
Area parkir penuh sejak pagi dan hampir tidak ada ruang kosong di lantai satu hingga tiga. Mayoritas pengunjung bekerja dengan laptop atau berdiskusi secara berkelompok.
Puspa Indah (22), mahasiswi tingkat akhir, mengatakan fasilitas gedung sangat mendukung aktivitas belajar.
“Tempatnya nyaman untuk belajar. Sudah ada AC dan WiFi stabil, jadi sangat membantu saya mengerjakan tugas akhir,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Ia juga menilai fasilitas penunjang membuat pengunjung betah berlama-lama.
“Toilet dan mushola juga sangat bersih, jadi tidak menyulitkan kalau mau ibadah atau ke kamar mandi,” tambahnya.
Dika (23), pengunjung lain, menyebut gedung ini memberikan alternatif ruang produktif tanpa biaya.
“Fasilitasnya lengkap untuk ukuran gedung gratis. Ini penting bagi kami yang butuh ruang produktif tanpa mengeluarkan uang banyak,” katanya.
Menurutnya, Youth Center lebih hemat dibandingkan bekerja di kafe. “Kalau di kafe, harus beli minuman supaya bisa duduk lama. Di sini saya bisa kerja berjam-jam secara gratis tapi tetap nyaman,” ujarnya.
Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center terus menjadi pilihan masyarakat muda di Kota Padang sebagai ruang publik modern yang aksesibel dan ramah aktivitas produktif.(Cr3)
Editor : Hendra Efison