PADEK.JAWAPOS.COM—Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat menyusul laporan pencurian di pengungsian Batubusuk dan penyerangan terhadap pengungsi di hunian sementara (huntara) Lubukbuaya. Koordinasi dilakukan bersama aparat keamanan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak bencana.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyatakan keprihatinannya atas tindakan kriminal yang menimpa warga korban bencana. Ia menegaskan, masyarakat yang sedang menghadapi musibah seharusnya mendapat perlindungan, bukan justru menjadi sasaran kejahatan.
“Dalam suasana bencana masih ada yang melakukan perbuatan kejahatan, apalagi terhadap masyarakat yang sedang berduka dan menghadapi masalah. Tentu ini sangat kita sayangkan dan kita prihatinkan,” ujar Maigus, Selasa (13/1).
Kasus pencurian di pengungsian Batubusuk sempat menjadi perhatian publik setelah ramai dibicarakan di media sosial. Menyikapi hal ini, Pemko Padang langsung menjalin koordinasi dengan jajaran kepolisian dan satuan tugas terkait. Pengawasan di lokasi pengungsian pun diperketat.
Sementara itu, terkait penyerangan di huntara Lubukbuaya, Maigus memastikan bahwa kejadian tersebut telah ditangani. Posko huntara kini memiliki petugas khusus di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang. Petugas bertugas menjaga ketertiban dan memastikan penyaluran bantuan berjalan sesuai SOP.
“Dari segi SOP, bantuan yang disalurkan memang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Namun kita tetap menempatkan petugas agar situasi di huntara tetap kondusif,” jelasnya.
Maigus menegaskan, Pemko Padang berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan di seluruh lokasi pengungsian dan hunian sementara. Koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pengungsian. Solidaritas dan kepedulian bersama dinilai penting dalam masa pemulihan pascabencana.
“Kami berharap tidak ada lagi korban bencana yang justru menjadi korban tindak kejahatan. Mari sama-sama kita jaga situasi tetap aman dan kondusif,” tutup Maigus Nasir. (yud)
Editor : Adetio Purtama