Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Kawasan Jembatan Purus Pantai Padang Sepi, Banyak Pedagang Tutup Akibat Dampak Banjir Bandang

Mengki Kurniawan • Senin, 19 Januari 2026 | 18:18 WIB

Kawasan Purus Pantai Padang sepi usai banjir bandang, pedagang tutup karena pendapatan turun drastis. Wisatawan beralih ke Tugu IORA dan Masjid Al Hakim. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Kawasan Purus Pantai Padang sepi usai banjir bandang, pedagang tutup karena pendapatan turun drastis. Wisatawan beralih ke Tugu IORA dan Masjid Al Hakim. (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADEK.JAWAPOS.COM—Kawasan Jembatan Purus di Pantai Padang mengalami penurunan kunjungan wisatawan dalam beberapa bulan terakhir, membuat banyak pedagang kecil memilih menutup usaha karena pendapatan tidak lagi menutupi biaya operasional.

Pantauan di lokasi, Senin (19/1/2026), sejumlah lapak terlihat tutup total dengan meja dan kursi ditumpuk di balik terpal.

Kondisi sepi ini diperparah oleh sisa material banjir bandang yang mengganggu estetika kawasan pantai.

Dasman (57), salah satu pedagang yang masih bertahan, mengatakan penjualan turun signifikan sejak banjir bandang melanda.

“Jual beli dalam beberapa bulan terakhir terus merosot. Terlebih lagi pasca-bencana banjir bandang kemarin, pendapatan kami turun sangat jauh,” ujarnya.

Menurutnya, banyak pedagang berhenti berjualan secara permanen karena tidak mendapatkan pembeli dalam sehari. Kondisi tersebut membuat modal harian tidak lagi tertutupi.

Masalah sampah dan kayu gelondongan di sekitar Monumen Merpati Perdamaian menjadi faktor utama wisatawan enggan datang.

Meski pembersihan oleh Pemkot Padang terus dilakukan, material sampah masih terlihat di sejumlah titik.

Situasi ini membuat pengunjung lebih memilih area Tugu IORA dan Masjid Al Hakim yang dinilai lebih bersih dan nyaman untuk berwisata.

“Pantai di sini sempat sangat kotor oleh kayu dan sampah. Meski sudah dibersihkan petugas, keindahannya belum kembali seperti semula. Pengunjung jadi lebih suka ke arah Tugu IORA atau Masjid Al Hakim,” kata Dasman.

Pedagang berharap pemerintah melakukan pemulihan menyeluruh pada kawasan Purus, termasuk pembersihan dan promosi ulang destinasi, agar aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan normal.(CR3)

Editor : Hendra Efison
#Purus Padang #Banjir Bandang 2025 #pantai padang #Pedagang Tutup Jualan