Halte akhir yang sebelumnya berada di Rumah Sakit (RS) Siti Rahmah kini dialihkan ke kawasan Balai Kota Padang, Aiepacah Bypass, tepatnya di area Taman Digital.
Perpindahan titik nol atau titik akhir pemberhentian tersebut berlaku untuk Koridor 3 yang melayani jalur Pusat Kota menuju Pusat Pemerintahan.
Kebijakan ini diambil untuk mengoptimalkan fungsi transportasi publik sesuai dengan karakteristik koridor yang dilayani.
Kepala Divisi Trans Padang, Aulil Amri, menegaskan bahwa pemindahan halte terakhir ini bertujuan mengembalikan fungsi koridor sesuai peruntukannya.
“Lintasan koridor 3 menghubungkan pusat kota dengan pusat pemerintahan. Kami kembalikan ke titik yang seharusnya,” ujar Aulil kepada Padang Ekspres, Kamis (29/1/2026).
Menurutnya, pemindahan lokasi pemberhentian terakhir bus Trans Padang Koridor 3 ini juga mengakomodasi kebutuhan para pegawai yang bekerja di lingkungan balai kota.
Dengan halte terakhir berada di Taman Digital, para aparatur sipil negara dapat turun langsung di area perkantoran Balaikota. “Kami ingin memudahkan pegawai yang bekerja di Balai Kota untuk turun dari Trans Padang,” jelasnya.
Aulil menambahkan, ketika titik pemberhentian masih berada di RS Siti Rahmah, para pegawai pemerintah kota (pemko) harus melakukan perpindahan moda transportasi.
Mereka terpaksa menaiki bus lain di depan rumah sakit untuk melanjutkan perjalanan menuju balai kota, yang tentu memerlukan waktu tambahan.
Dengan adanya perubahan ini, efisiensi waktu perjalanan pengguna Trans Padang, khususnya pegawai pemko, diharapkan meningkat.
Masyarakat yang hendak menggunakan layanan Koridor 3 Trans Padang diimbau untuk memperhatikan perubahan titik akhir pemberhentian ini agar tidak salah tujuan.
Koridor 3 Trans Padang tetap melayani rute dari Pusat Kota menuju Pusat Pemerintahan dengan titik awal yang tidak berubah, hanya titik akhir saja yang mengalami pemindahan dari RS Siti Rahmah ke Balai Kota Padang, Aiepacah, Bypass di kawasan Taman Digital. (cc1)
Editor : Adetio Purtama