Menteri PU Tinjau IPA Gunung Pangilun Padang, Pemerintah Siapkan Rp2,6 Triliun Pascabencana Sumbar
Hendra Efison• Jumat, 30 Januari 2026 | 19:11 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026). Menteri PU Dody Hanggodo meninjau IPA Gunung Pangilun Padang untuk memastikan pemulihan layanan air bersih pascabanjir bandang, Jumat, 30 Januari 2026.
PADEK.JAWAPOS.COM—Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Padang pascabencana banjir bandang yang berdampak pada sejumlah wilayah pusat kota.
Dody menyatakan, kebutuhan anggaran penanganan darurat PDAM Kota Padang diperkirakan mencapai sekitar Rp600 miliar.
“Untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di seluruh Sumatera Barat, kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp2 triliun,” ujar Dody.
Ia menegaskan pemerintah pusat telah menyiapkan total anggaran Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat yang difokuskan pada rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
“Total bantuan pemerintah pusat untuk Sumbar mencapai Rp2,6 triliun. Anggaran ini untuk memastikan pemulihan infrastruktur vital, termasuk penyediaan air bersih,” katanya.
Dody menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih.
Untuk penanganan sementara, balai teknis dan PDAM setempat mengerahkan mobil tangki air sambil menunggu pembangunan sumur bor selesai.
“Kami minta masyarakat bersabar. Target kami, sebelum Ramadhan persoalan air bersih di Kota Padang sudah teratasi,” ucap Dody.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan pasokan air bersih belum optimal di empat kecamatan, yakni Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara.
“Kondisi cukup berat, terutama di Pauh dan Kuranji. Kami berharap percepatan penanganan darurat, termasuk normalisasi aliran sungai,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap mendukung penuh langkah percepatan pemerintah pusat.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan IPA Gunung Pangilun merupakan fasilitas vital dengan kapasitas produksi sekitar 500 liter per detik.
Pascabencana, gangguan di IPA tersebut berdampak langsung pada pasokan air bersih di kawasan pusat kota, ditambah banyaknya sumur warga yang mengering.
“Kami berharap sebelum Ramadan permasalahan air bersih ini bisa tuntas. Dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan,” kata Fadly.
Usai meninjau IPA Gunung Pangilun, rombongan Menteri PU melanjutkan kunjungan ke kawasan Gunung Nago, dan Lambuang Bukik di Kecamatan Pauh.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembenahan aliran Sungai Batang Gunung Nago dan pemulihan pasokan air bersih berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan itu, Menteri PU didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi, dan Wali Kota Padang Fadly Amran, serta jajaran Kementerian PU dan OPD terkait.(*)