Ketiga bocah tersebut dilaporkan hanyut saat tengah berenang di laut. Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa kejadian ini mengakibatkan dua korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.
Berdasarkan data yang dihimpun, ketiga korban merupakan pelajar yang berdomisili di kawasan Talao Sapek.
Peristiwa bermula saat ketiga korban, yakni Akmal (7), Akbar (8), dan Rozi (8), tengah mandi-mandi di area Ujung Batu.
Tanpa diduga, ketiganya terseret arus hingga tenggelam. Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Ir (40), yang berprofesi sebagai nelayan, melihat sesosok tubuh mengapung di permukaan laut.
"Warga melihat ada orang yang mengapung, kemudian Pak Ir langsung bergegas mengambil perahu untuk melakukan penyelamatan terhadap anak-anak tersebut," ujar Hendri Zulviton, Sabtu siang.
Warga setempat segera menghubungi pihak Babinsa dan puskesmas terdekat untuk meminta bantuan medis darurat. Para korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Siti Rahmah guna penanganan lebih lanjut.
Pihak berwenang telah merilis identitas ketiga anak laki-laki yang menjadi korban dalam peristiwa tragis di Pasia Sabalah tersebut:
* Akmal (7): Pelajar, alamat Talao Sapek. Dinyatakan Meninggal Dunia (MD).
* Akbar (8): Pelajar, alamat Talao Sapek. Dinyatakan Meninggal Dunia (MD).
* Rozi (8): Pelajar, alamat Talao Sapek. Status saat ini masih dalam pencarian (Belum ditemukan).
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan beserta BPBD Kota Padang masih terus mengupayakan pencarian terhadap satu korban yang hilang. (cc1)
Editor : Adetio Purtama