Keramaian tersebut terjadi seiring pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 2026 yang digelar PT Semen Padang sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Dalam kegiatan ini, masyarakat memperoleh layanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan umum, skrining penyakit menular, serta edukasi pencegahan tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS.
Selain layanan medis, warga juga mendapatkan sosialisasi pengelolaan sampah yang baik dan benar guna mendukung terciptanya lingkungan tempat tinggal yang bersih dan sehat.
Germas 2026 merupakan agenda rutin tahunan PT Semen Padang dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kegiatan tahun ini mengusung tema “Tempat Tinggal dan Lingkungan yang Sehat tanpa TBC dan HIV untuk Produktivitas Berkelanjutan”.
Dibuka Manajemen PT Semen Padang
Kegiatan Germas 2026 secara resmi dibuka oleh Kepala Unit Operasi Tambang Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Hendri Priparis.
Turut hadir Dokter Perusahaan sekaligus Staf Safety, Health, and Environment (SHE) PT Semen Padang dr. Andy Riva Dana, Lurah Batu Gadang Syafardi, serta Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan Nilda Safyani.
Dalam sambutannya, Hendri Priparis menyampaikan bahwa Germas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin PT Semen Padang dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat,” kata Hendri.
Ia berharap melalui Germas, masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat serta mampu mencegah penyakit yang berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari.
Edukasi TBC dan HIV/AIDS Jadi Perhatian
Dokter Perusahaan PT Semen Padang, dr. Andy Riva Dana, menekankan pentingnya edukasi kesehatan, khususnya terkait TBC dan HIV/AIDS.
Menurutnya, pemahaman yang benar menjadi kunci utama dalam upaya pencegahan penularan penyakit menular di lingkungan masyarakat.
“Penting bagi masyarakat untuk mengenali bahaya TBC dan HIV/AIDS yang masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar,” ujar dr. Andy.
Ia menjelaskan, sosialisasi ini diharapkan memberikan pengetahuan yang tepat agar masyarakat mampu melakukan langkah pencegahan dan menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Andy juga menyebutkan bahwa kegiatan Germas 2026 sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2025, yaitu “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3)”.
Menurutnya, aspek kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan kerja dan kehidupan sehari-hari masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison