Agenda ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang memperkuat penggunaan produk dalam negeri melalui belanja pemerintah.
Fadly Amran menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengarahkan kebijakan pengadaan barang dan jasa agar berpihak pada produk dalam negeri serta pelaku usaha lokal.
Ia menyebut kebijakan belanja pemerintah perlu menjadi instrumen penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam keterangannya, Fadly Amran menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa harus menjunjung Tingkat Komponen Dalam Negeri dan memberi ruang bagi perusahaan lokal untuk berkembang.
Ia meminta perangkat daerah lebih selektif dalam menentukan penyedia dengan tetap memperhatikan kualitas dan efisiensi harga.
Fadly Amran menyebut penganggaran di lingkungan Pemerintah Kota Padang perlu selaras dengan pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Penyedia yang terlibat dalam pengadaan harus memenuhi standar kualitas sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan pelaku usaha di daerah.
Ia mengungkapkan bahwa capaian TKDN Kota Padang saat ini berada pada angka 71,3 persen. Capaian tersebut dinilai menunjukkan komitmen perangkat daerah dalam meningkatkan belanja produk dalam negeri dan masih akan terus diperkuat.
Pada kegiatan tersebut, Fadly Amran juga menyerahkan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah dengan realisasi tertinggi komitmen belanja produk dalam negeri.
Penghargaan diberikan sebagai apresiasi sekaligus dorongan agar seluruh OPD semakin optimal dalam mengutamakan produk lokal.
Owner PT Ayooklik Jbros Teknologi Hendri Gunawan menyebut kegiatan ini membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk bertemu langsung dengan OPD dan memperluas peluang kerja sama.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Harian P3DN Kota Padang Feri Efrian Rinaldi, Kabag Pembinaan dan Advokasi Biro PBJ Provinsi Sumatera Barat Andrisky, Kabag PBJ Kota Padang Malvi Hendri, Direktur Ayooklik Jbros Teknologi Kamius, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.(*)
Editor : Heri Sugiarto