Meski volume kendaraan meningkat, arus kendaraan dipastikan tetap bergerak di bawah pengawasan personel kepolisian di sejumlah titik rawan.
Kasatlantas Polres Solok, Iptu Rido, mengatakan pihaknya telah melakukan patroli serta peninjauan langsung di titik perbatasan, tepatnya di depan Rumah Makan Mintuo.
Berdasarkan pantauan petugas pada pukul 11.00 WIB, terjadi perbedaan kondisi arus kendaraan di kedua arah jalur tersebut.
“Untuk arus dari arah Solok menuju Padang terpantau cukup tersendat. Sebaliknya, dari arah Padang menuju Solok saat ini dalam keadaan lancar,” ujar Iptu Rido.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kepadatan arus lalu lintas umumnya terjadi saat memasuki masa liburan, sehingga pengawasan diperketat untuk menjaga kelancaran kendaraan.
Seiring turunnya hujan gerimis di kawasan tersebut, Satlantas Polres Solok mengimbau para pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di lintasan yang dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan.
Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melintasi tanjakan dan turunan tajam di sepanjang jalur Sitinjaulauik.
Sementara itu, di wilayah hukum Kota Padang, hambatan lalu lintas terjadi akibat kendala teknis pada kendaraan besar di beberapa titik jalur perbukitan.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Padang, Iptu Aria Azhari, menjelaskan bahwa di kawasan Panorama I, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, diberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan.
“Arus lalin di Panorama I terpantau lancar terkendali, meskipun skema buka tutup tetap berjalan karena adanya truk rusak yang sedang dalam proses perbaikan,” kata Iptu Aria.
Sistem buka tutup tersebut diterapkan untuk mencegah penumpukan kendaraan sekaligus menjaga keamanan pengguna jalan di jalur menanjak.
Baca Juga: Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Rabu 18 Februari 2026, Ini Alasan Ilmiahnya
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Kelok Tunggua, Panorama II, di mana satu unit truk los bak dilaporkan mengalami gagal menanjak sehingga menghambat laju kendaraan di sekitarnya.
Meski demikian, kepolisian memastikan bahwa arus lalu lintas di titik tersebut masih dapat berjalan dan tidak mengalami lumpuh total berkat pengaturan di lapangan.
Seluruh pengendara yang melintasi jalur ekstrem Sitinjaulauik kembali diimbau untuk menaati aturan berlalu lintas serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan guna menghindari kecelakaan maupun mogok di tengah tanjakan.(*)
Editor : Hendra Efison