Penurunan harga terlihat di Toko Emas Sumbar Riau yang menjadi salah satu rujukan masyarakat dalam bertransaksi logam mulia.
Meski harga sedang turun, aktivitas jual-beli di kawasan pasar tersebut masih terpantau relatif sepi tanpa lonjakan transaksi signifikan.
Villar, karyawan Toko Emas Sumbar Riau, mengonfirmasi bahwa harga emas hari ini lebih rendah dibandingkan Minggu lalu dan berlaku untuk berbagai kadar.
Ia menyebut penurunan mencakup emas murni hingga emas perhiasan dengan kadar lebih rendah.
Untuk emas 24 karat, harga saat ini dibanderol Rp2.680.000 per gram dan menjadi acuan utama bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dalam bentuk emas murni. Sementara itu, emas dengan kadar 75 persen dijual pada kisaran Rp2.500.000 per gram.
Emas kadar 70 persen kini dipatok Rp2.250.000 per gram, memberikan alternatif bagi konsumen yang menyesuaikan pembelian dengan anggaran.
Selisih harga antar kadar tersebut menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan investasi maupun pembelian perhiasan.
“Kondisi fluktuasi harga emas saat ini memang sulit diprediksi. Kadang harganya turun seperti hari ini, tapi bisa saja tiba-tiba naik kembali dalam waktu dekat,” ujar Villar, Minggu (22/2/2026).
Menurutnya, pergerakan harga emas sangat dinamis karena dipengaruhi faktor global dan kondisi ekonomi yang dapat berubah dalam waktu singkat.
Meski terjadi penurunan harga yang umumnya menjadi momentum pembelian, antusiasme masyarakat pada awal Ramadhan ini masih tergolong lesu.
Belum terlihat adanya lonjakan warga yang datang untuk membeli maupun menjual emas di Pasar Raya Padang.
Kecenderungan masyarakat saat ini lebih banyak memantau pergerakan harga terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan transaksi.
Lesunya aktivitas jual-beli pada awal bulan puasa ini diduga karena masyarakat masih memprioritaskan pemenuhan kebutuhan pokok.
Biasanya, peningkatan transaksi emas baru terlihat mendekati Idul Fitri atau setelah masyarakat menerima Tunjangan Hari Raya (THR).
Hingga berita ini diturunkan, harga emas di toko lain di kawasan Pasar Raya Padang terpantau tidak jauh berbeda dan mengikuti perkembangan pasar internasional.
Para pedagang berharap stabilitas harga dapat mendorong kembali daya beli masyarakat dalam beberapa pekan ke depan.(*)
Editor : Hendra Efison