Polresta Padang menggelar operasi penertiban petasan dan kembang api di kawasan Pasar Raya Padang, Selasa (3/3/2026), sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan.
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polresta Padang, Afrides Roema, dan mulai dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB.
Sejumlah lapak dan toko yang diduga menjajakan petasan serta kembang api menjadi sasaran utama dalam kegiatan penertiban tersebut.
Menurut Kompol Afrides Roema, operasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan rutin yang ditingkatkan secara khusus selama Ramadan untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum yang kerap dipicu penggunaan petasan secara sembarangan di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk, tanpa ada gangguan dari suara bising atau potensi bahaya yang ditimbulkan oleh petasan,” ujar Afrides di sela-sela pelaksanaan razia.
Dalam operasi tersebut, petugas kepolisian menyita sejumlah barang bukti berupa berbagai jenis petasan dan kembang api yang ditemukan di beberapa lokasi pedagang di Pasar Raya Padang.
Penertiban dilakukan dengan menyasar titik-titik yang terindikasi melakukan aktivitas jual beli petasan, yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kenyamanan maupun risiko keselamatan bagi warga sekitar.
Selain melakukan penyitaan, Polresta Padang juga menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan jual beli maupun pembakaran petasan, baik selama Ramadan maupun menjelang perayaan Idulfitri.
Langkah tersebut diambil untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif, terutama di kawasan pusat perdagangan yang memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi selama bulan puasa.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus menggencarkan patroli dan operasi penertiban serupa sepanjang Ramadan guna memastikan situasi keamanan tetap terjaga serta meminimalkan potensi gangguan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah umat Muslim di Kota Padang.
Operasi ini menjadi bagian dari strategi pengamanan rutin yang ditingkatkan selama Ramadan, dengan fokus pada pencegahan gangguan ketertiban umum yang dapat berdampak luas terhadap masyarakat.(*)
Editor : Hendra Efison