Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, melaksanakan kegiatan BPJS Kesehatan Peduli dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim dari Yayasan Abul Yatama Indonesia di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Padang, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah momentum Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Vetty menegaskan bahwa BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memikul amanah besar untuk melindungi kesehatan seluruh rakyat Indonesia melalui berbagai kebijakan, pelayanan, serta keputusan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa komitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan, memperkuat kepercayaan publik, serta menjaga keberlanjutan program JKN harus dilandasi integritas dan tanggung jawab yang tinggi.
Kegiatan santunan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Pemberian bantuan tanggap pendidikan kepada adik-adik saleh dan saleha menjadi bentuk kontribusi nyata bahwa keberadaan BPJS Kesehatan membawa manfaat yang lebih luas dari sekadar layanan kesehatan,” ujar Vetty.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Padang tersebut, santunan dan bantuan pendidikan diserahkan kepada anak-anak dari Yayasan Abul Yatama Indonesia sebagai bagian dari program kepedulian sosial lembaga.
Deputi Direksi Wilayah II BPJS Kesehatan, Octovianus Ramba, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Direktur SDM dan Umum dalam kegiatan BPJS Kesehatan Peduli yang digelar di Padang.
Menurut Octovianus, kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh makna karena dilaksanakan dalam suasana Ramadan bersama anak-anak yatim.
“Tentunya ini menjadi rasa syukur dan kebahagiaan bagi kami dapat ikut berpartisipasi mengemas keberkahan Ramadan bersama anak-anak dari Yayasan Abul Yatama Indonesia melalui jalinan silaturahmi yang hangat,” ujarnya.
Vetty juga menekankan bahwa momentum Ramadan dapat menjadi penguat budaya organisasi yang peduli dan berintegritas, di mana kepedulian sosial harus berjalan seiring dengan transformasi kinerja yang berkelanjutan.
Baca Juga: Resmi! Anak di Bawah 16 Tahun di Indonesia Dilarang Punya Akun Media Sosial Mulai 28 Maret 2026
Ia menegaskan bahwa reputasi organisasi tidak dibangun melalui kata-kata semata, melainkan melalui tindakan nyata yang konsisten dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, Ramadan dapat menjadi energi transformasi bagi BPJS Kesehatan untuk terus meningkatkan cara berpikir, cara bekerja, serta cara melayani masyarakat dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional.
Vetty berharap transformasi mutu layanan BPJS Kesehatan dapat terus berkembang sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin mudah, cepat, dan setara bagi seluruh warga negara.(*)
Editor : Hendra Efison