Salah satu pusat perdagangan emas yang mencatat penurunan harga adalah Toko Emas Sumbar Riau. Pada Jumat (13/3) siang, aktivitas jual beli di toko tersebut terlihat berjalan normal, meski belum menunjukkan lonjakan pembeli.
Villar, 22, salah seorang karyawan toko, mengatakan harga emas saat ini sedang mengalami koreksi cukup dalam. Menurutnya, penurunan harga tersebut terjadi secara bertahap selama sekitar satu pekan terakhir.
“Harga emas saat ini turun hingga Rp 300 ribu jika dibandingkan dengan harga pada minggu lalu,” ujar Villar saat ditemui di Pasar Raya Padang, Jumat (13/3).
Ia menjelaskan, penurunan harga terjadi pada berbagai jenis kadar emas yang dijual di toko tersebut. Untuk emas murni kadar 24 karat, harga saat ini berada di angka Rp6.200.000 per satu emas atau setara dengan berat 2,5 gram.
Sementara itu, untuk perhiasan dengan kadar emas lebih rendah juga mengalami penyesuaian harga. Emas dengan kadar 75 persen kini dijual sekitar Rp 2.200.000 per gram.
Adapun emas dengan kadar 70 persen dibanderol Rp 2.150.000 per gram. Harga tersebut sudah termasuk biaya operasional toko, namun belum mencakup ongkos pembuatan perhiasan yang biasanya bervariasi tergantung desain.
Meski harga sedang turun, tingkat kunjungan masyarakat untuk melakukan transaksi jual beli emas masih terpantau rendah. Hingga sekitar sepekan menjelang Lebaran, belum terlihat antrean panjang warga yang datang untuk membeli ataupun menjual emas.
Menurut Villar, kondisi pasar saat ini masih relatif sepi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk aktivitas jual beli emas saat ini sebenarnya masih lesu. Sejauh ini belum ada peningkatan jumlah pelanggan yang datang ke toko kami,” tambahnya.
Ia juga mengaku belum dapat memastikan apakah harga emas akan kembali naik atau justru terus menurun menjelang Lebaran. Pergerakan harga emas biasanya dipengaruhi berbagai faktor eksternal seperti kondisi pasar global dan nilai tukar mata uang.
Meski demikian, pihak toko memperkirakan aktivitas perdagangan akan mulai meningkat mendekati hari raya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, masyarakat biasanya mulai ramai membeli emas dua hingga tiga hari sebelum Lebaran.
“Biasanya dua atau tiga hari menjelang lebaran baru ramai. Masyarakat biasanya membeli emas untuk dipakai saat merayakan hari raya bersama keluarga,” tutup Villar. (cr3)
Editor : Adetio Purtama