Kegiatan yang menjadi program tahunan ini memungkinkan setiap anak memilih langsung pakaian Lebaran mereka dengan nilai belanja yang telah ditentukan.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan program BABAYO yang telah memasuki tahun ke-11.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial di bulan Ramadan.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih dan sangat mendukung program filantropi yang menyentuh langsung masyarakat dhuafa,” ujarnya.
Program Tahunan yang Ditunggu Masyarakat
Program BABAYO menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh keluarga kurang mampu di Kota Padang setiap menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam kegiatan ini, anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga diajak langsung untuk memilih sendiri pakaian yang akan mereka gunakan saat Lebaran.
Kehadiran ratusan santri penghafal Al-Qur’an dalam kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan program pembinaan generasi muda yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Wakil Wali Kota bersama tamu undangan memasangkan baju Babayo kepada 10 perwakilan peserta.
Suasana semakin meriah ketika Maigus Nasir memberikan tambahan uang belanja atau “THR” kepada sejumlah peserta melalui kuis interaktif.
Dukungan Donatur dan Relawan
Direktur Lazis MUM Padang, Elfiyon Julinit, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap program BABAYO terlihat dari banyaknya pendaftaran sejak awal Ramadan.
Menurutnya, program ini dapat terlaksana berkat dukungan donatur, baik dari dalam maupun luar daerah.
“Setiap anak mendapatkan nilai belanja sebesar Rp350.000 untuk membeli kebutuhan Lebaran,” jelasnya.
Untuk pelaksanaan BABAYO XI, Lazis MUM menurunkan sekitar 70 relawan.
Setiap 10 anak didampingi satu relawan guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan seluruh peserta kembali dengan aman kepada orang tua mereka.
Haru dan Bahagia Peserta
Salah satu orang tua peserta, Erni, mengaku bersyukur karena dua anaknya dapat mengikuti program tersebut tahun ini.
Sebagai orang tua tunggal dengan usaha kecil, ia merasa kegiatan ini sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
Kegembiraan juga tampak dari ratusan anak peserta yang pulang membawa pakaian Lebaran pilihan mereka.
Wajah sumringah mereka menjadi gambaran kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri yang tinggal menghitung hari.
Program BABAYO XI pun kembali menjadi momentum berbagi yang mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Padang selama bulan Ramadan.(*)
Editor : Hendra Efison