Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Harga Sembako Padang Stabil, Penjualan Masih Sepi

Mengki Kurniawan • Minggu, 29 Maret 2026 | 15:32 WIB

Salah satu kedai sembako di Jl. Andalas, Kota Padang, tampak sepi meski harga kebutuhan pokok stabil pasca Lebaran, Minggu (29/3/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
Salah satu kedai sembako di Jl. Andalas, Kota Padang, tampak sepi meski harga kebutuhan pokok stabil pasca Lebaran, Minggu (29/3/2026). (Foto: Mengki Kurniawan/Padeks)
PADANG TIMUR—Harga kebutuhan pokok di Kota Padang terpantau stabil memasuki pekan kedua setelah libur Lebaran, Minggu (29/3/2026), meski aktivitas jual beli di pasar dan kedai sembako masih cenderung sepi. Stabilitas ini terjadi setelah sebelumnya sempat ada kenaikan tipis menjelang hari raya.

Pantauan di kawasan Jalan Andalas, Kecamatan Padang Timur, menunjukkan harga komoditas utama seperti beras dan telur ayam tidak mengalami lonjakan signifikan. Pedagang menyebut harga kini telah kembali ke kondisi normal.

Metro (50), pemilik kedai sembako setempat, mengatakan kenaikan harga menjelang Lebaran hanya berkisar 1 hingga 2 persen.

“Harga beras dan telur saat ini terhitung normal. Kenaikan hanya terjadi sedikit menjelang lebaran kemarin, itu pun hanya sekitar 1 sampai 2 persen saja. Sekarang sudah stabil lagi,” ujarnya.

Harga Beras Bervariasi, IR 42 Paling Laris

Untuk komoditas beras, jenis premium masih diminati meski harganya relatif tinggi. Beras Sokan Solok dijual Rp18.500 per kilogram, sementara Kuriak Kusuik asal Bukittinggi dibanderol Rp18.800 per kilogram.

Selain itu, beras Anak Daro tersedia dengan harga Rp18.200 per kilogram sebagai alternatif. Sementara beras IR 42 menjadi pilihan utama konsumen karena harga lebih terjangkau, yakni Rp15.500 per kilogram.

“Beras IR 42 memang sangat laris karena harganya yang murah dibandingkan jenis lain. Masyarakat banyak yang mencari itu untuk konsumsi harian agar lebih hemat,” kata Metro.

Harga Telur Stabil

Selain beras, harga telur ayam ras juga terpantau stabil di angka Rp55.000 per papan berisi 30 butir. Harga ini dinilai masih dalam batas wajar bagi kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner.

Sementara itu, telur itik dijual dengan harga Rp83.000 per papan (30 butir). Perbedaan harga dipengaruhi oleh ketersediaan stok serta ukuran dan karakteristik telur.

Aktivitas Pasar Masih Lesu

Meski harga sudah stabil, aktivitas jual beli di kedai sembako masih belum kembali normal. Volume penjualan masih rendah dibandingkan hari-hari sebelum Lebaran.

Metro menyebut kondisi ini dipengaruhi masih banyaknya masyarakat yang belum kembali dari mudik atau liburan.

“Jual beli yang tinggi itu hanya terasa saat menjelang lebaran saja. Saat ini masih sepi, belum normal kembali,” ujarnya.

Para pedagang memperkirakan aktivitas pasar akan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring berakhirnya masa cuti bersama dan masyarakat kembali beraktivitas.(*)

Editor : Hendra Efison
#Harga sembako Padang #pasar sepi Padang #harga telur Padang #harga beras Padang