Peristiwa ini ditangani cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sehingga api tidak merambat ke bangunan utama sekolah.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menyebut laporan kebakaran diterima pada pukul 14.34 WIB.
Tim pemadam langsung bergerak ke lokasi dan tiba dalam waktu sekitar tiga menit setelah laporan diterima.
“Objek yang terbakar adalah satu unit kantin sekolah dengan luas area terdampak sekitar 4 x 2 meter persegi,” ujar Rinaldi.
Api Berasal dari Kompor Gas
Peristiwa bermula saat aktivitas memasak berlangsung di kantin milik Hayarni (45), seorang karyawan honorer. Menurut saksi Yoga Pratama (30), api tiba-tiba membesar dari arah kompor gas dan tidak dapat dikendalikan.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian ke petugas pemadam kebakaran untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam proses pemadaman, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan sekitar 50 personel dan tiga unit armada pemadam.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 15.03 WIB, sehingga tidak merambat ke bangunan utama sekolah yang memiliki luas area risiko sekitar 1.000 meter persegi.
Satu Orang Luka, Kerugian Rp25 Juta
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Korban diketahui bernama Janatul Fadil (47), seorang Pegawai Negeri Sipil.
Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp25 juta, meliputi kerusakan bangunan kantin dan peralatan memasak.
Meski demikian, tindakan cepat petugas berhasil menyelamatkan aset bangunan sekolah lainnya yang diperkirakan bernilai sekitar Rp1 miliar.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan peralatan memasak.
Masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat jika terjadi insiden serupa guna mencegah dampak yang lebih besar.(*)
Editor : Hendra Efison