SURAU GADANG— Kebakaran menghanguskan tiga bangunan pondok kerja tukang di Jalan Teknologi X, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (12/4/2026) pukul 00.15 WIB, dengan kerugian material ditaksir Rp15 juta dan tanpa korban jiwa.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, mengatakan laporan diterima pukul 00.15 WIB dan unit langsung diberangkatkan satu menit kemudian.
Petugas tiba di lokasi pada pukul 00.25 WIB setelah menempuh jarak sekitar 6,4 kilometer.
“Petugas menempuh jarak sekitar 6,4 kilometer untuk mencapai titik api. Penanganan dilakukan secara cepat agar api tidak merambat ke pemukiman sekitar,” ujar Sutopo, Minggu.
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter, Warga Dilarang Dekat Kawah
Api pertama kali diketahui oleh saksi Iskandar (66) yang melihat kobaran dari arah pondok kerja tukang, lalu segera melapor ke Dinas Damkar Kota Padang.
Sebanyak 40 personel dikerahkan dengan tiga unit armada pemadam untuk menangani kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut.
Proses pemadaman sempat terkendala akses jalan sempit, namun api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 00.38 WIB.
Objek yang terbakar merupakan tiga pondok kerja milik Nurdini (35), dengan luas area terdampak sekitar 3×4 meter persegi dan mengalami kerusakan berat.
Petugas berhasil mencegah api merambat ke dua rumah hunian di sekitar lokasi dengan potensi area terdampak hingga 300 meter persegi.
Baca Juga: BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Mentawai dan Pasaman Hari Ini, Sumbar Didominasi Berawan
Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp150 juta.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Lokasi saat kejadian memang nihil penghuni,” kata Sutopo.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Petugas dari PLN turut berada di lokasi untuk memastikan keamanan jaringan listrik pascakejadian.
Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi layanan darurat Padang Sigap 112 jika terjadi kebakaran.(*)
Editor : Hendra Efison