Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Pertama Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Air Tawar Padang Libatkan SAR Gabungan

Suyudi Adri Pratama • Sabtu, 18 April 2026 | 19:15 WIB

 

Danru Basarnas Padang memberikan keterangan terkait pencarian korban tenggelam di Pantai Air Tawar, Padang, Sabtu (18/4/2026). (Suyudi/Padek)
Danru Basarnas Padang memberikan keterangan terkait pencarian korban tenggelam di Pantai Air Tawar, Padang, Sabtu (18/4/2026). (Suyudi/Padek)

PADANG — Pencarian korban tenggelam Padang di kawasan Pantai Air Tawar Kecamatan Padang Utara pada hari pertama, Sabtu (18/4/2026), belum membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan memastikan korban masih belum ditemukan hingga operasi dihentikan sementara pada sore hari karena faktor cuaca dan keterbatasan pencahayaan.

Danru Basarnas Padang, Tri Desyu Herman, menyebutkan bahwa seluruh upaya pencarian yang dilakukan sejak siang hari belum menemukan titik terang.

“Untuk hari pertama ini, hasilnya masih nihil. Korban dilaporkan tenggelam di kawasan belakang kampus UBH, tepatnya di Pantai Air Tawar Padang Utara,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Bocah Terseret Ombak di Pantai Ujung Karang Padang, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Ia menjelaskan, korban merupakan anak-anak yang saat kejadian tengah mandi-mandi bersama rekannya di lokasi tersebut.

Menurutnya, perubahan kondisi cuaca usai hujan menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian yang dilakukan tim di lapangan.

“Air menjadi keruh setelah hujan, sehingga menghambat visibilitas tim, baik untuk penyisiran permukaan maupun pemantauan,” kata Tri Desyu.

Penyisiran Dilakukan dengan Perahu Karet

Dalam operasi hari pertama, SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD Kota Padang, PMI, serta organisasi kemanusiaan lainnya dikerahkan ke lokasi.

Baca Juga: Wali Kota Padang Hadiri Tabligh Akbar LAZ Al Azhar, Ajak Warga Peduli Palestina

Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan menggunakan dua unit perahu karet yang masing-masing diisi enam hingga delapan personel.

Penyisiran dilakukan hingga pukul 13.20 WIB, disertai pencarian di sepanjang bibir pantai serta pengumpulan informasi dari masyarakat dan saksi mata.

Namun, kondisi air yang keruh dan cuaca yang kurang bersahabat menjadi kendala utama sehingga proses pencarian belum membuahkan hasil.

Operasi Dihentikan Sementara Sesuai SOP

Memasuki sore hari, seluruh tim ditarik ke darat dan operasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB.

Penghentian dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan mempertimbangkan keselamatan personel di lapangan.

“Pada pukul 18.00 WIB, seluruh tim kita tarik ke pinggir karena kondisi cuaca dan pencahayaan sudah tidak memungkinkan,” tegasnya.

Baca Juga: Pemko Padang dan Kogabwilhan I Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Untuk malam hari, tim memastikan tidak ada penyisiran di air dan hanya mengandalkan pemantauan dari masyarakat dengan tetap memperhatikan keselamatan.

Tri Desyu menegaskan bahwa masyarakat tidak diperbolehkan melakukan kontak langsung dengan air karena berisiko tinggi.

Pencarian Dilanjutkan Hari Kedua

Operasi pencarian korban tenggelam di Pantai Air Tawar akan dilanjutkan pada hari kedua, Minggu (19/4/2026).

Tim gabungan dijadwalkan kembali turun ke lokasi sejak pagi hari untuk melanjutkan penyisiran dengan harapan korban segera ditemukan.

“Insya Allah besok pukul 07.30 WIB, tim gabungan kembali melaksanakan pencarian hari kedua. Kami mohon dukungan dan doa agar korban segera ditemukan,” tutupnya.(*)

Editor : Hendra Efison
#pencarian korban tenggelam Padang #Pantai Air Tawar #sar gabungan #Basarnas Padang