Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Hari Bumi 2026, KAI Divre II Sumbar Tekan Emisi Lewat Transportasi Rel dan Energi Surya

Hendra Efison • Rabu, 22 April 2026 | 14:03 WIB
KAI Divre II Sumbar tekan emisi karbon lewat kereta api dan PLTS di Stasiun Padang, dukung transportasi rendah emisi pada Hari Bumi 2026.
KAI Divre II Sumbar tekan emisi karbon lewat kereta api dan PLTS di Stasiun Padang, dukung transportasi rendah emisi pada Hari Bumi 2026.

PADANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memperingati Hari Bumi 2026 dengan memperkuat transportasi massal rendah emisi dan pemanfaatan energi hijau untuk mendukung dekarbonisasi sektor transportasi.

Langkah ini dilakukan melalui pengembangan layanan kereta api, penggunaan energi terbarukan, serta efisiensi energi di lingkungan operasional perusahaan.

Sebagai moda transportasi berbasis rel, kereta api memiliki tingkat emisi lebih rendah dibanding kendaraan pribadi, yakni sekitar 30–40 gram CO₂ per penumpang per kilometer.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi Pascabencana, BGN Dorong Sinergi Program Makan Bergizi Gratis di Sumbar

Sementara itu, kendaraan pribadi menghasilkan emisi sekitar 150–200 gram CO₂ per penumpang per kilometer, sehingga penggunaan kereta api dapat menekan emisi hingga sekitar 75 persen.

Sepanjang 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan, terutama melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres.

Dari jumlah tersebut, penggunaan kereta api diperkirakan berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 12.000 ton CO₂ per tahun dibandingkan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Pengedar Sabu Ditangkap, 31 Paket Sabu Disita

Sebagai bagian dari pemanfaatan energi baru terbarukan, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 40,7 kWp di Stasiun Padang sejak Desember 2024.

PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan setara penanaman sekitar 570 pohon dan berpotensi menurunkan emisi hingga 366 ton CO₂ per tahun.

Selain itu, perusahaan juga menerapkan efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED, pengaturan beban listrik, serta optimalisasi pola operasi perjalanan kereta.

Baca Juga: Lima Perempuan Indonesia dari Atlet hingga Diplomat Bahas Kepercayaan Diri di Diskusi ParagonCorp

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan transportasi publik memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Kami percaya bahwa rel merupakan jalur mobilitas berkelanjutan. Melalui layanan transportasi massal rendah emisi dan pemanfaatan energi hijau, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” ujarnya.

Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong dekarbonisasi transportasi dan target Net Zero Emission Indonesia.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau melalui peningkatan layanan yang efisien, modern, dan berkelanjutan.(*)

Editor : Hendra Efison
#plts stasiun padang #hari bumi 2026 #KAI Divre II Sumbar #emisi karbon