PADEK.JAWAPOS.COM-Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir mengunjungi keluarga dua anak yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di kawasan Pantai Ujung Karang, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Senin (27/4/2026).
Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moril pemerintah kota kepada keluarga korban yang masih menunggu kabar keberadaan anak mereka.
Dua anak yang hilang tersebut ialah Rasyid (8) dan Zafran (9), warga Kelurahan Gunung Pangilun. Rasyid berdomisili di Jalan Ambun Suri, sementara Zafran tinggal di Jalan Cinduo Mato Nomor 35.
Keduanya dilaporkan hilang sejak 18 April 2026 saat tengah berenang di lokasi kejadian. Hingga saat ini, Rasyid dan Zafran belum ditemukan.
Dalam kunjungannya, Maigus Nasir menyampaikan rasa duka mendalam serta memberikan penguatan kepada kedua keluarga yang tetap berharap anak mereka segera ditemukan.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Maigus Nasir, didampingi Camat Padang Utara, Sa’at.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang akan terus mendampingi dan memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.
Sejak laporan diterima, pencarian dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kota Padang, TNI/Polri, Relawan SAR dan warga sekitar.
Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran pantai, pengamatan laut menggunakan perahu, hingga patroli darat di sepanjang garis pantai Ujung Karang.
Maigus mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja tanpa lelah. “Terima kasih dan penghargaan kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah berupaya maksimal. Semoga segala ikhtiar ini menjadi amal kemanusiaan bagi kita semua.”
Wawako Padang juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama dalam mengawasi aktivitas anak-anak di kawasan pantai yang memiliki arus kuat dan tidak selalu terduga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap anak-anak di area pesisir. Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.(*)
Editor : Heri Sugiarto