PADEK.JAWAPOS.COM—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mengumumkan pemenang Padang Rancak Award (PRA) 2026 Sesi I setelah menilai 171 RT dan 33 RW se-Kota Padang dalam proses penjurian sejak 1 April hingga 6 Mei 2026.
Penghargaan ini diberikan kepada lingkungan yang dinilai konsisten menerapkan budaya bersih dan pengelolaan sampah berkelanjutan, bukan sekadar tampil rapi saat penilaian. Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, menyebut proses seleksi berlangsung ketat dan berlapis.
“Setelah melalui proses penjurian yang cukup alot dan panjang, akhirnya kita umumkan pemuncak Padang Rancak Award 2026 Sesi I,” ujar Fadelan, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga: 9 Tong Sampah Terpilah Masuk Pariaman, Tekan 45 Ton Sampah per Hari
Untuk kategori RT Terbaik, penghargaan diraih RT 05 RW 08 Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Sementara kategori RW Terbaik dimenangkan RW 02 Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan.
Di kategori pengelolaan sampah, Bank Sampah Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, keluar sebagai terbaik. Sedangkan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) terbaik diraih LPS Jati Berkah, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur.
Fadelan menjelaskan, sistem penilaian PRA 2026 berbeda dari tahun sebelumnya karena menggunakan metode dinamis dan berkelanjutan.
“Penilaian tidak hanya dilakukan sekali, tetapi melibatkan proses panjang selama 1 April hingga 6 Mei 2026,” jelasnya.
Baca Juga: Lolos SNBP 2026 Unand, Siswi Limapuluh Kota Terancam Gagal Kuliah karena Biaya
Proses seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penilaian mandiri oleh warga (self-assessment), klasifikasi oleh camat, lurah, dan RW, verifikasi lapangan oleh relawan mahasiswa, hingga penilaian akhir oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis, dan unsur Pemerintah Kota Padang.
DLH menegaskan, PRA bukan lomba dekorasi sesaat, melainkan upaya membangun budaya bersih yang hidup setiap hari.
Indikator penilaian mencakup kedisiplinan memilah sampah dari sumber, gotong royong warga, serta keberlanjutan inovasi lingkungan.
Baca Juga: Fadly Amran Tinjau Rehab-Rekon Puskesmas Ulak Karang, Pastikan Pemulihan Pascabencana Optimal
“Perubahan fisik seperti taman memang penting, namun perubahan perilaku warga adalah kunci utama menjadikan Kota Padang benar-benar ‘Rancak’,” tegas Fadelan.
Melalui PRA 2026, Pemerintah Kota Padang berharap lahir gerakan lingkungan mandiri di tengah masyarakat, sehingga kebersihan tidak lagi sekadar program, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari yang berkelanjutan.(*)
Editor : Hendra Efison