PADEK.JAWAPOS.COM—Kelurahan Olo di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, terus berkembang sebagai destinasi kuliner pesisir dengan sekitar 40 pedagang kelapa muda dan UMKM olahan ikan yang ramai dikunjungi masyarakat serta wisatawan.
Kawasan pesisir Kelurahan Olo kini menjadi salah satu pusat kuliner pantai yang berkembang di Kota Padang. Deretan pedagang kelapa muda, olahan ikan, hingga suasana pantai menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi terutama saat sore hingga menjelang senja.
Mayoritas warga Olo berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan laut kemudian diolah pelaku UMKM menjadi berbagai makanan khas seperti batagor ikan dan dimsum ikan.
“Warga kita di sini mayoritas adalah nelayan. Laut adalah napas mereka,” ujar Lurah Olo, Aidil Fitri, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Stadion Haji Agus Salim Padang Dibongkar Total, Dispora Minta Sekretariat Cabor Kosong 31 Mei
Menurutnya, potensi hasil laut yang melimpah menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan usaha kuliner berbasis produk lokal.
Selain olahan ikan, kawasan sepanjang Simpang Hangtuah hingga Olo Ladang juga dipenuhi sekitar 40 pedagang kelapa muda yang menjadi bagian dari ekonomi kerakyatan masyarakat setempat.
Pemerintah kelurahan bersama Dinas Koperasi dan UKM turut melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Berjaya dan KUBE Tacelak.
Baca Juga: Porprov Sumbar 2026 Tetap Digelar Oktober, 54 Cabor dan Anggaran Rp12 Miliar Disiapkan
Para pelaku UMKM mendapatkan pelatihan pengemasan produk, pemasaran, dan peningkatan kualitas usaha agar produk kuliner Olo mampu menembus pasar oleh-oleh dan sektor wisata.
“Harapan kami produk dari Olo terus berkembang, kualitasnya meningkat, hingga nantinya bisa dipasarkan lebih luas,” kata Aidil.
Pengembangan kuliner pesisir Olo tidak hanya meningkatkan pendapatan nelayan dan pelaku UMKM, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata pantai dan ekonomi masyarakat di Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison