Maigus Nasir Tinjau UAM 2026 di Padang, Ingatkan Penguatan 3T Smart Surau

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 10 Mei 2026 | 21:15 WIB
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah 2026 di MDT Masjid Baiturrahman, Minggu (10/5/2026).(Foto: Prokopim)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah 2026 di MDT Masjid Baiturrahman, Minggu (10/5/2026).(Foto: Prokopim)

PADEK.JAWAPOS.COM-Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi murid Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kota Padang, Minggu (10/5/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan ujian berjalan lancar sekaligus mengevaluasi kualitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda.

Kunjungan dimulai dari MDT Masjid Baiturrahman, Jalan Jati IV, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, yang diikuti 79 murid.

Selanjutnya, rombongan meninjau ujian di TPQ Masjid Baitul Mukminin Jati Kampung Baru, Kelurahan Jati, dengan 97 peserta.

Maigus Nasir menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan ujian yang berlangsung tertib dan kondusif.

Ia menilai peserta menunjukkan penguasaan materi yang baik, terutama pada kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan anak-anak mampu mengikuti ujian dengan baik. Kita berharap mereka tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami isi kandungannya,” ujar Maigus.

Menurutnya, kualitas pendidikan keagamaan menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter generasi muda di Kota Padang.

Maigus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pendidikan keagamaan melalui program 3T (Tahsin, Tafsir, Tahfiz) sebagai bagian dari Program Unggulan (Progul) Smart Surau.

Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan kemampuan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an pada peserta didik MDT dan TPQ.

Ia menjelaskan bahwa penguatan tahfiz juga membuka peluang lebih luas bagi masa depan peserta, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. 

Salah satunya adalah kerja sama dengan Universiti Kuala Lumpur (UniKL) yang memberikan beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an untuk berbagai jurusan sains dan teknologi.

“UniKL membuka peluang beasiswa bagi penghafal Al-Quran minimal 10 juz yang didukung kemampuan bahasa Inggris untuk jurusan kedokteran, farmasi, teknik penerbangan, teknik perkapalan hingga perkeretaapian. Karena itu, kita mendorong anak-anak Kota Padang menghafal Alquran sejak dini,” jelas Ketua DMI Kota Padang itu.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, mengatakan bahwa pelaksanaan UAM TPQ, TQA, dan MDT tahun ini diikuti peserta dari 11 kecamatan di Kota Padang. Total peserta mencapai sekitar 7.000 orang.

Ia menegaskan bahwa hasil ujian, khususnya untuk jenjang MDTA, memiliki peran penting dalam proses pendidikan lanjutan.

“Hasil ujian MDTA menjadi salah satu syarat pertimbangan masuk SMP sesuai Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 6 Tahun 2003. Tahun ini, jumlah peserta ujian TPQ, TQA, MDTA, dan MDTW di Kota Padang mencapai sekitar 7.000 orang,” jelas Yasril.

Peninjauan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat pendidikan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.

Dengan dukungan program Smart Surau dan peluang beasiswa internasional, pemerintah kota berharap semakin banyak peserta didik yang memiliki kecakapan Al-Qur’an sekaligus kompetensi akademik yang kuat.(*)

Editor : Heri Sugiarto
UAM 2026 Padang Pendidikan keagamaan Padang MDT dan TPQ Maigus Nasir Smart Surau