PADEK.JAWAPOS.COM-Program Unggulan Padang Melayani yang digagas Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir terus menunjukkan dampak besar bagi akses layanan kesehatan masyarakat.
Hingga Mei 2026, tercatat 53.264 warga Kota Padang telah resmi tercover dan aktif menikmati BPJS Kesehatan Gratis.
Data Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat, puluhan ribu warga kini mendapatkan kepastian jaminan layanan pengobatan tanpa hambatan biaya.
Angka ini merupakan capaian signifikan dari total kapasitas yang disiapkan Pemerintah Kota Padang untuk tahun anggaran 2026.
Keberhasilan ini didukung penuh oleh alokasi APBD Kota Padang 2026 dengan porsi anggaran kesehatan sebesar Rp36,2 miliar dari total pagu Rp64,4 miliar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa komitmen pembiayaan merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.
“Komitmen anggaran ini adalah bukti nyata bahwa Pemko Padang hadir memberikan kepastian perlindungan finansial agar seluruh penduduk dapat mengakses layanan kesehatan yang komprehensif,” ujar dr. Srikurnia Yati.
Masih 26 Ribu Lebih Kuota BPJS Gratis Tersedia
Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat bahwa total kuota yang dipersiapkan untuk menampung warga mencapai 79.820 jiwa.
Dari total tersebut, masih tersedia 26.556 kuota BPJS Gratis yang belum terisi dan siap dialokasikan.
“Dari total kuota tersebut, saat ini masih terdapat sisa ruang kosong yang harus segera dimanfaatkan warga yang membutuhkan,” lanjut dr. Srikurnia.
Pemko Padang kini menginstruksikan seluruh jajaran kelurahan dan kecamatan untuk mempercepat penyisiran data, validasi, dan percepatan penyaluran kuota kepada masyarakat penerima manfaat.
Didukung Program JKSS dan Bantuan Iuran Kelas 3 Mandiri
Akses kesehatan Kota Padang tidak hanya ditopang oleh APBD. Program Jaminan Kesehatan Sumbar Sakato (JKSS) turut memperluas cakupan layanan dengan penyerapaan 58.795 jiwa dari total kuota 62.977 peserta per Mei 2026.
Selain itu, Kota Padang juga mendapatkan dukungan Bantuan Iuran (BI) Kelas 3 Mandiri yang menargetkan hingga 148.000 jiwa penerima manfaat.
Gabungan skema pembiayaan ini memastikan semakin banyak warga yang dapat mengakses layanan kesehatan tanpa beban biaya.
Akses Kesehatan Merata untuk Seluruh Warga
Wali Kota Padang menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjamin pelayanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Seluruh upaya percepatan penyisiran dan validasi data dilakukan agar puluhan ribu slot yang masih tersedia tidak tersisa dan tersalurkan tepat sasaran.
DKK Padang memastikan kapasitas tampung masih sangat memadai dan terus mendorong warga yang berhak untuk segera memanfaatkan layanan BPJS Gratis tersebut.(*)
Editor : Heri Sugiarto