PASARRAYA, PADEK.JAWAPOS.COM– Pemerintah Kota Padang mulai memetakan pemasangan CCTV AI Pasar Raya Padang dengan menyiapkan delapan titik prioritas di kawasan perdagangan terbesar di ibu kota Sumatera Barat tersebut.
Sistem pengawasan berbasis kecerdasan buatan itu tidak hanya mendukung keamanan pasar, tetapi juga memperkuat mitigasi bencana dan pemantauan jalur evakuasi.
Survei lapangan dilakukan oleh Tim Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Kota Padang bersama Bagian Umum dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang. Pemetaan mencakup area luar maupun dalam bangunan Pasar Raya Padang.
Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Dinas Perdagangan Kota Padang, Hafiz Maulana, mengatakan proses saat ini masih berada pada tahap penentuan lokasi strategis sebelum menetapkan jumlah perangkat yang akan dipasang.
Menurut Hafiz, keberadaan CCTV nantinya memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sistem pengawasan konvensional karena juga dimanfaatkan untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Baca Juga: Diduga Praktik Kumpul Kebo, Rumah Janda di Kototangah Padang Digerebek Warga
"Kita sekarang sedang memetakan titik-titiknya, karena selain untuk pengamanan, CCTV ini juga difungsikan untuk mitigasi bencana untuk memonitor bagaimana proses evakuasi jika terjadi bencana," ujar Hafiz Maulana, Rabu (3/6/2026).
CCTV AI Pasar Raya Padang Jadi Bagian Program Padang Rancak
Hafiz menjelaskan pemasangan CCTV menjadi bagian dari Program Padang Rancak yang digagas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Program tersebut berfokus pada pembenahan kawasan pasar agar lebih tertata, nyaman, dan aman bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, Pemko Padang juga ingin menghadirkan sistem pengawasan yang mampu memberikan informasi kondisi pasar secara real-time. Dengan demikian, aktivitas pengunjung, pedagang, dan kendaraan dapat dipantau secara lebih efektif.
Menurutnya, teknologi CCTV akan membantu menghilangkan area yang selama ini sulit terpantau atau blind spot. Kehadiran sistem tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.
Baca Juga: Lomba Cerdas Quran Pariaman 2026 Diikuti 273 Pelajar, Dukung Program Satu Rumah Satu Hafiz
"Pemasangan CCTV ini merupakan bagian dari Program Padang Rancak. Dengan adanya CCTV, pemantauan aktivitas di pasar bisa dilakukan secara langsung dan tidak ada lagi blind spot untuk keamanan di pasar," katanya.
Delapan Titik Prioritas dan Teknologi AI
Berdasarkan hasil survei awal, terdapat delapan lokasi yang masuk daftar prioritas pemasangan CCTV. Titik tersebut meliputi Bangunan Fase VII, Jalan Sandang Pangan, Letter U, Basement Blok II, Basement Blok III, kawasan sekitar Blok II, kawasan sekitar Blok A, serta area Air Mancur.
Pemko Padang juga akan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi dalam sistem pengawasan tersebut. Teknologi ini memungkinkan pemantauan lebih akurat terhadap aktivitas di kawasan Pasar Raya.
Selain mendukung keamanan, CCTV berbasis AI mampu menghitung jumlah pengunjung dan pedagang yang berada di area pasar. Sementara itu, perangkat yang dipasang di area dalam gedung dapat memantau kapasitas parkir dan pergerakan kendaraan secara otomatis.
Hafiz menuturkan jumlah keseluruhan unit CCTV masih menunggu hasil survei lanjutan. Pemerintah ingin memastikan seluruh titik strategis dapat terjangkau sistem pemantauan secara optimal.
Dukung Mitigasi Bencana dan Smart City Padang
Baca Juga: UHC Sumbar Capai 95,16 Persen, Lebih dari 5,6 Juta Warga Terdaftar JKN
Aspek mitigasi bencana menjadi salah satu alasan utama pengembangan sistem CCTV di Pasar Raya Padang. Kota Padang yang berada di kawasan rawan gempa bumi dan tsunami membutuhkan sistem pemantauan yang mampu mendukung proses evakuasi secara cepat dan terarah.
Menurut Hafiz, CCTV nantinya akan membantu memantau kondisi jalur evakuasi mulai dari kawasan Jalan M. Yamin, Pasar Raya, hingga kawasan Tapi Lauik. Informasi visual dari kamera dapat digunakan untuk mengarahkan masyarakat menuju titik aman saat kondisi darurat.
"Selain untuk keamanan pasar, CCTV ini juga kita tujukan untuk mitigasi jalur evakuasi. Kita gunakan CCTV untuk mengarahkan masyarakat pada saat terjadi bencana nanti," jelasnya.
Selanjutnya, program tersebut menjadi bagian dari pengembangan konsep Smart City Padang yang mengedepankan pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Melalui sistem pengawasan terintegrasi, masyarakat dapat memperoleh informasi kondisi kawasan Pasar Raya secara lebih cepat dan akurat.
Pemko Padang berharap revitalisasi Pasar Raya melalui Program Padang Rancak tidak hanya menghasilkan kawasan perdagangan yang modern, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tangguh menghadapi potensi bencana di masa mendatang.(*)
Editor : Hendra Efison